<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97572">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANGTUA DENGAN KECEMASAN TERJADINYA KEJANG DEMAM BERULANG PADA ANAK DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NADIRA SALSABILA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kejang demam merupakan bangkitan kejang yang terjadi karena kenaikan suhu tubuh 38ºC atau lebih yang disebabkan proses ekstrakranium. Pada tahun 2005 kejang demam termasuk lima penyakit terpenting dengan prevalensi 17,4% dan meningkat pada tahun 2007 menjadi 22%. Pengetahuan orangtua terkait kejang demam sangat berperan dalam mengatasi tingkat kecemasan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan orangtua dengan kecemasan terjadinya kejang demam berulang pada anak di RSUDZA. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross-sectional dan menggunakan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Subjek pada penelitian ini sebanyak 58 responden. Analisis statistik yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 65,5% memiliki pengetahuan baik, 25,9% memiliki pengetahuan sedang dan 8,6% memiliki pengetahuan buruk. Tingkatan kecemasan yang dimiliki responden yaitu kecemasan berat sebanyak 8,6%, kecemasan sedang 4%, kecemasan ringan 34,5%,  dan tidak mengalami kecemasan 50%. Berdasarkan hasil analisis spearman didapatkan nilai r=-0,395 dan nilai p=0,002 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WORRY (MEDICINE)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FIVER - SYMPTOM</topic>
 </subject>
 <classification>152.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97572</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-27 09:40:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-13 15:30:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>