Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA PENGURANGAN MIKROBA (BAKTERI) DENGAN TEKNIK IRADIASI SINAR- Y (CO-60) PADA SISTEM PENGAWETAN MAKANANRN(STUDI KASUS PADA IKAN TUMIS ACEH)
Pengarang
Guslaini - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0708102010035
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : ., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Aplikasi radiasi pengion sebagai pengawetan secara non termal pada jenis pangan semakin diminati oleh sebagian besar masyarakat. Keunggulan teknik Iradiasi yaitu terbebas dari bahan pengawet kimia namun kesegaran produk tetap terjaga selama penyimpanan. Pengujian sampel pada ikan tumis Aceh dilakukan dengan dua proses yaitu proses penyinaran menggunakan sinar gamma Co-60 dengan memvariasikan jarak dan waktu paparan radiasi dilakukan di laboratorium Material Jurusan Fisika FMIPA dan perhitungan bakteri dilakukan di UPTD LPPMHP Lampulo Banda Aceh dengan metode Total Plate Counts (TPC). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian I ml sampel dengan penyinaran Co-60 diperoleh jumlah bakteri yang terbunuh 89,7 % yaitu yang terjadi pada jarak 30
cm dengan waktu 120 menit pada dosis serap adalah 1,314 Gy, sedangkan
jumlah bakteri yang terbunuh 48,7 % pada waktu penyinaran 60 menit dengan jarak paparan radiasi 120 cm pada dosis serap 0,041 Gy. Pada pcrlakuan penyimpanan sampel sebelum penyinaran mengalami penambahan jumlah bakteri
yang sangat tinggi, yaitu untuk penyimpanan IO hari terjadi penambahan jumlah bakteri 153,8 %, 20 hari sejumlah 230,7 % dan 30 hari menjadi 307,6 % dari
3.9x10' koloni/ml jumlah bakteri pada sampel sebelum dilakukan penyimpanan Sedangkan setelah penyinaran masing-masing hanya mengalami penambahan jumlah bakteri yang sangat sedikit yaitu pada penyimpanan IO hari, 20 hari dan
30 hari pada dosis serap 1,314 µGy penambahan hanya sebesar 25 % dari
4,00x10 koloni/ml bakteri yang tinggal, untuk dosis serap 0,657 Gy masing•
masing mengalami penambahan sebesar 12,5 % dari 8,00x10 koloni/ml bakteri yang tinggal. Untuk dosis serap 0,082 Gy masing-masing mengalami penambahan sebesar IO % dari IO koloni/ml bakteri yang tinggal, sedangkan
untuk dosis serap 0,041 Gy masing-masing mengalami penambahan hanya 5.%
dari 2,00x10' koloni/ml bakteri yang tinggal. Pengawetan dengan metode iradiasi
sinar gamma terbukti dapat mengurangi pertumbuhan persentase jumlah bakteri, sehingga dapat menjadikan makanan lebih awet
Kata kunci Iradiasi, ikan tumis Aceh, fluks radiasi, laju dosis serap, dosis serap, bakteri, dan sinar gamma
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI PEMANFAATAN RADIASI SINAR GAMMA (CO-60) P ADA SISTEM PENGAWETAN MAKANAN (Nova Andalia, 2024)
JUMLAH BAKTERI ASAM LAKTAT DAN KADAR HISTAMIN PADA SIE BALU SEBELUM DAN SETELAH DIIRADIASI SINAR GAMMA (arham, 2016)
PENGARUH IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH SERTA PERFORMANSI PADA FASE VEGETATIF TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) LOKAL ACEH (DINDA VAZILLA, 2023)
PENGARUH PENAMBAHAN AIR PERASAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) PADA IKAN LELE (CLARIAS SP.) TERHADAP JUMLAH MIKROBA (AZZAHRA PUTRI CINDY, 2022)
PENGARUH PERBEDAAN SUHU TERHADAP KANDUNGAN MIKROBA DAN KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK IKAN ASAP (CUT DYAH EKA FARADILA, 2018)