EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK RIMPANG DAN BUNGA LEMPUYANG WANGI (ZINGIBER AROMATICUM VAL.) DALAM MENGHAMBAT PEMBENTUKAN BIOFILM PORPHYROMONAS GINGIVALIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK RIMPANG DAN BUNGA LEMPUYANG WANGI (ZINGIBER AROMATICUM VAL.) DALAM MENGHAMBAT PEMBENTUKAN BIOFILM PORPHYROMONAS GINGIVALIS


Pengarang

SITI AISYATUL ULYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zaki Mubarak - 195402161981031005 - Dosen Pembimbing I
Diana Setya Ningsih - 198201102008012012 - Dosen Pembimbing II
Ridha Andayani - 196809151999032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1813101010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Biofilm merupakan suatu lapisan yang terdiri dari kumpulan sel-sel mikrobial atau mikroorganisme khususnya bakteri yang menempel pada permukaan. Salah satu bakteri yang menempel di dalam rongga mulut adalah Porphyromonas gingivalis. Rimpang lempuyang wangi mengandung polyphenol, alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri zerumbone dan α–caryophyllene. Kandungan tersebut memiliki khasiat sebagai analgetik dan antibakteri. Selain dari rimpangnya, bunga lempuyang wangi memiliki kandungan kimia berupa (Z)-nerolidol dan β–caryophyllene. Kandungan kimia tersebut memiliki ativitas farmakologis berupa anti-oksidan, antibakteri, antibiofilm, dan anti-inflamasi. Kedua bagian tumbuhan ini memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan ekstrak rimpang dan bunga lempuyang wangi (Zingiber aromaticum) dalam menghambat pembentukan biofilm Porphyromonas gingivalis. Penelitian ini merupakan penelitian laboratoris dengan menggunakan 6 konsentrasi ekstrak etanol rimpang dan bunga Zingiber aromaticum dan bakteri Porphyromonas gingivalis ATCC 22377. Penelitian dibagi menjadi 8 kelompok, yaitu kelompok perlakuan (diaplikasikan 6 konsentrasi ekstrak etanol rimpang dan bunga Zingiber aromaticum), kelompok kontrol positif (diaplikasikan klorheksidin 0,2%), dan kelompok kontrol negatif (diaplikasikan BHI-Broth) dengan waktu inkubasi 24 jam, 48 jam, dan 72 jam. Uji aktivitas penghambatan biofilm menggunakan metode microtiter plate biofilm assay, dan ELISA-reader. Hasil penelitian menunjukkan pembentukan biofilm paling baik terdapat pada ekstrak etanol rimpang Zingiber aromaticum konsentasi 25% dengan waktu inkubasi 48 jam (p

Biofilm are well-organized communities of microbial cells or specific bacteria microorganisms attached to the surface. One of the bacteria that are adhered to the oral cavity is Porphyromonas gingivalis. The rhizome of lempuyang wangi contains polyphenols, alkaloids, saponins, flavonoids, tannins, and essential oils of zerumbone and α–caryophyllene. These ingredients have analgesic and antibacterial properties. Apart from the rhizome, the flower of lempuyang wangi has chemical constituents in the form of (Z)-nerolidol and β-caryophyllene. These chemical constituents have pharmacological activities in the form of anti-oxidants, antibacterials, and antibiofilms, and anti-inflammatory. Both parts of this plant have the ability to inhibit the growth of bacteria. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using Z. aromaticum rhizomes and flowers ethanol extracts in inhibiting the Porphyromonas gingivalis biofilm formation. The intervension was divided into 8 groups, namely the treatment group (applied 6 concentrations of Zingiber aromaticum rhizomes and flowers ethanol extract), the positive control (applied chlorhexidine 0.2%), and the negative control (applied BHI-Broth) with an incubation time of 24 hours, 48 jams, and 72 hours. Biofilm inhibition test using microter plate biofilm assay method, and ELISA-reader. The results showed that the best biofilm formation was found in the Zingiber aromaticum rhizome ethanol extract at 25% concentration during 48 hour incubation period (p

Citation



    SERVICES DESK