<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97474">
 <titleInfo>
  <title>THE EFFECT OF ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE DISCLOSURE ON ORGANIZATIONAL VISIBILITY:</title>
  <subTitle>EMPIRICAL STUDY ON NON-FINANCIAL COMPANIES LISTED ON INDONESIA STOCK EXCHANGE (IDX)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKI CHAIRANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Visibilitas organisasi menggambarkan sejauh mana suatu organisasi diakui oleh masyarakat umum. Organisasi dengan visibilitas tinggi diyakini memiliki reputasi dan status keunggulan yang baik, yang merupakan ciri utama organisasi berkinerja tinggi. Karena insentif yang diterima dari visibilitas organisasi, perusahaan biasanya mencoba melakukan upaya yang disengaja untuk meningkatkan visibilitas mereka dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengungkapkan kegiatan lingkungan, sosial dan tata kelola. Studi ini menyelidiki pengaruh pengungkapan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) pada visibilitas organisasi. Visibilitas organisasi diukur dengan menggunakan log jumlah berita atau artikel yang diterbitkan pada perusahaan tertentu sedangkan data pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola diperoleh dengan melakukan analisis konten pada laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian ini terdiri dari 125 sampel dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2019. Data kinerja lingkungan dikumpulkan dari peringkat Proper (Program Penilaian Penilaian Kinerja Pengelolaan Lingkungan) yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia. Analisis regresi linier berganda diterapkan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan terhadap visibilitas organisasi. Hasil ini mendukung teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan yang mendasari perilaku organisasi dalam mengekspresikan kegiatan lingkungan, sosial dan tata kelola. Studi ini berkontribusi pada perdebatan yang ada pada literatur visibilitas organisasi dalam kaitannya dengan pengungkapan Lingkungan, Social, dan Tata Kelola (ESG) organisasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97474</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-24 11:57:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-24 12:25:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>