<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97442">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS ALUM DARI KALENG ALUMINIUM BEKAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>David Rosadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah padat terutama kaleng aluminium   bekas merupakan  masalah yang sering dijumpai  dikawasan  perkotaan. Tujuan  penelitian  ini adalah mengembangkan  teknik  daur ulang kemasan alumunium   yang ramah  lingkungan  untuk menghasilkan  alum. dan pada penelitian  ini  akan dipelajari  variabel-variabel  yang  mempengaruhi  pembentukan  alum dari  kemasan  alumunium   bekas.  diantaranya  temperatur  konsentrasi  KOH.  konsentrasi H2SO4,    dengan diperolehnya  alum  yang  maksimum.  Adapun  variabel      variabel  tetap&#13;
yang  digunakan   dalam  penelitian   ini  adalah   volume   KOH          (50   ml).   H2SO4,  (20  ml)&#13;
alkohol (50 ml)dan potongan sampel (I. 1.5. 2 gram). Pengamatan yang dilakukan selama penelitian   menunjukan   bahwa  hasil   alum      meningkat   apabila   konsentrasi   KOH     dan&#13;
HS0   dinaikkan.  dan apabila  konsentrasi  KOH  dan   H2SO,  terlalu  tinggi  &quot; yield  alum menurun.  Konsentrasi  KOH  dan   H2SO4,, akan optimum  pada kondisi KOH  2M dan   HSO,&#13;
9M pada temperatur  60  Cdiperoleh  % yield  alum  85%.  %  yield  yang paling  rendah&#13;
didapat  pada  konsenrasi   OH  2.0 dan   HS0,  9 M  pada temperatur  90 &quot;C yaitu  70%. Berat  alum   yang  didapat  dibandingkan  dengan  berat  alum   yang  didapat  secara  teori stoikiometri   lalu   dikalikan    I00%   untuk   mendapatkan   porsentase   yield.   Alum   yang&#13;
didapat diuji  kemurniannya  dengan menguji  titik lelehnya.yaitu  II0C.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :    alum,  kaleng alumunium,  KOH  dan  H2SO4,&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INORGANIC CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>546</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97442</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-21 10:47:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-24 10:43:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>