<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97434">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA FAKTOR PENGARUH PADA PROSES PEMBANGUNAN DRAINASE DI KAWASAN PERMUKIMAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YULISA AMALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banda Aceh mempunyai masalah tahunan yang sampai saat ini belum teratasi dengan sempurna, salah satunya banjir yang terjadi saat intensitas hujan puncak. Permasalahan banjir masih terjadi dan menggenangi di sebagian kawasan permukiman seperti pada Gampong Lampaseh, Merduati, Peulanggahan, Blang Oi, Deah Baro, Neusu Jaya, Peuniti, Sukaramai, Batoh, Peurada, Alue Naga, Laksana, Keuramat, dan Punge Blang Cut. Salah satu pembangunan yang dapat mengatasi banjir adalah saluran drainase. Saluran yang dimaksud pada kawasan permukiman ini adalah saluran tersier. Pada masa pembangunan dimulai dari dilakukannya tahap pra perencanaan, perencanaan, maupun pada pelaksanaan banyak terdapat hambatan dari berbagai faktor seperti lambatnya konstruksi, kesulitan dalam pembebasan lahan, tidak dilibatkan komponen masyarakat, saluran rusak dan tidak terawat, serta peran masyarakat juga sangat penting. Sehingga hasil perencanaan maupun pelaksanaan  kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dan indikator dominan yang mempengaruhi pembangunan drainase di kawasan permukiman Kota Banda Aceh. Jumlah sampel yang digunakan dalam analisis faktor Principle Component Analysis (PCA) adalah 5 kali dari 40 indikator yaitu sebanyak 200 responden. Penentuan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan pihak-pihak yang dipilih pernah terlibat dalam pembangunan saluran drainase di kawasan permukiman di Kota Banda Aceh dalam rentang waktu tahun 2017 hingga 2020. Faktor-faktor yang dievaluasi adalah faktor pra perencanaan, perencanaan, dan pelaksanaan. Analisis  data digunakan analisis faktor PCA melalui software Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembangunan drainase di kawasan permukiman Kota Banda Aceh terdapat 7 yaitu faktor pelaksanaan, hambatan pelaksanaan, ketidaksesuaian pelaksanaan, pra perencanaan, perencanaan, pembebasan lahan, dan keterlibatan masyarakat dengan total varians sebesar 70,449%. Sedangkan indikator yang mendominasi adalah sebanyak 11 indikator dari faktor pelaksanaan dengan varians sebesar 31,030%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97434</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-20 15:57:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-20 16:17:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>