ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN LOBSTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN EAFM DI KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN LOBSTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN EAFM DI KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

AHMAD MUKMININ - Personal Name;

Dosen Pembimbing

M. Ali S - 195903251986031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1709200210001

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (S2) / PDDIKTI : 54145

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status keberlanjutan perikanan lobster di
Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, melalui pendekatan
Ecosystem Approach for Fisheries Management (EAFM). Indikator atau domain yang
dikaji dalam penelitian ini adalah domain sumberdaya ikan, habitat dan ekosistem, teknik
penangkapan ikan, ekonomi, sosial dan kelembagaan, yang terdiri dari 27 atribut. Data
primer meliputi data morfometrik lobster, data kualitas perairan, serta data karakteristik
nelayan dan perikanan yang dikumpulkan melalui metode wawancara dengan teknik
purpossive sampling dan In-Depth Interview. Data sekunder meliputi produksi dan upaya
tangkap dan studi literatur kebijakan perikanan lobster. Analisis data menggunakan
metode Multi Criteria Analysis (MCA), analisis indeks komposit dan teknik bendera
(Flag Modelling). Metode yang digunakan untuk menganalis strategi pengelolaan
perikanan lobster adalah metode Tactical Decision Analysis (TDA). Hasil analisis
menunjukkan nilai agregat domain sumberdaya ikan 59,22 (sedang), domain habitat dan
ekosistem 39,14, (kurang baik), domain teknik penangkapan ikan 28,62 (kurang baik),
domain ekonomi 65 (baik), domain sosial 47,82 (sedang) dan domain kelembagaan 39,89
(kurang baik). Nilai agregat keseluruhan untuk enam domain adalah 46,61 (sedang),
status keberlanjutan perikanan lobster di Pulo Aceh termasuk dalam kategori sedang.
Strategi pengelolaan perikanan lobster di Pulo Aceh yang direkomendasikan adalah:
strategi penguatan sosial meliputi peningkatan partisipasi pemangku kepentingan, adopsi
aturan nasional menjadi bagian dari hukum adat laot setempat. Rekomendasi strategi
lanjutan meliputi perlindungan dan rehabilitasi habitat penting, peningkatan pemantauan,
pengawasan dan penegakan hukum, penyusunan dokumen RPP dan RAPP lobster,
peningkatan kapasitas pemangku kepentingan utama dalam pengelolaan perikanan
lobster di Aceh.
Kata kunci ; lobster, Pulo Aceh, ekosistem, berkelanjutan, strategi pengelolaan

Increasing global demand caused spiny lobsters vulnerable to overfishing. this study aims to assess the sustainability status of lobster fisheries, through the ecosystem approach for fisheries management (EAFM) and to examine the appropriate strategies to support the sustainability of spiny lobster fisheries in Pulo Aceh Islands, Aceh Besar district, Aceh Province. This study’s indicators or domains are fish resources, habitat and ecosystems, fishing techniques, economics, social, and institutions, consisting of 27 attributes. The data collected were primary data and secondary data. Primary data includes lobster morphometric data, water quality, as well as fisherman, and fishery characteristics data collected through structured interviews, with purposive sampling and In-Depth Interview techniques. Secondary data includes lobster production and fishing effort, ecosystem status, and lobster fisheries policy literature. Data analysis used the Multi-Criteria Analysis (MCA) method, then analyzed using composite index and flag modeling. The method for analyzing lobster fisheries management strategies is the Tactical Decision Analysis (TDA) method. Results show that the aggregate value of fish resources domain is 59.22 (moderate), habitat and ecosystem domain is 39.14, (poor), fishing technique domain is 28.62 (poor), the economic domain is 65 (good), social domain is 47.82 (moderate) and the institutional domain is 39.89 (poor). The overall aggregate value for the six domains is 46.61 (moderate), the sustainability status of the spiny lobster fishery in Pulo Aceh is in the moderate category. Recommended strategies for improving lobster fishery management in Pulo Aceh are: social strengthening strategies; increasing stakeholder participation, adopting national regulations related to destructive fishing as part of local marine customary law. Further strategic recommendations include protecting and rehabilitating important habitats, increasing monitoring surveillance and law enforcement, preparing a lobster fisheries management plan, and capacity building of key stakeholders. Keywords; spiny lobster, Pulo Aceh, fisheries sustainability, management strategy

Citation



    SERVICES DESK