<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97388">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS ANTIACNE EKSTRAK DAN LOTION BUNGA CEMPAKA PUTIH (MAGNOLIA ALBA) TERHADAP BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SOFIA MUNIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kimia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Acne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit yang sering terjadi pada sebagian besar remaja maupun orang dewasa, berdasarkan hal itu telah dilakukan penelitian tentang aktivitas antiacne bunga cempaka putih (Magnolia alba) terhadap salah satu bakteri penyebab jerawat, yaitu Propionibacterium acnes. Bunga M. alba dimaserasi menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol, dan ketiga ekstrak tersebut diuji terhadap bakteri P. acnes. Ekstrak yang paling aktif ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat yang kemudian dikarakterisasi dengan GC-MS dan difraksinasi menggunakan kromatografi kolom gravitasi. Hasil fraksinasi ekstrak etil asetat diperoleh 7 subfraksi, yang secara aktif menghambat pertumbuhan bakteri P.acnes, tetapi yang paling aktif dari 7 subfraksi adalah subfraksi B, C dan E, sehingga subfraksi B, C, E dan ekstrak kasar diformulasikan menjadi lotion dan diuji aktivitas anti bakteri untuk masing-masing fraksi. Hasilnya menunjukkan bahwa formulasi lotion subfraksi B adalah yang paling aktif, dengan zona penghambatan rata-rata: 8,3; 11.3; 13,6; dan 15,3 mm pada konsentrasi 2, 4, 6 dan 8%. Semua formulasi lotion diuji sifat fisiknya setiap 1 minggu, selama 1 bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa semua formulasi lotion bertipe m/a, PH setiap formulasi lotion berkisar 6,2-7,9 hal ini sesuai dengan standar SNI 16-4399-1997. Pengujian  daya sebar semua formulasi  lotion berkisar 21,1-35,9 cm2 dengan daya lekat semua formulasi lotion berkisar 28-37 detik. Viskositas semua formulasi lotion adalah 24.070-36.270 cP, sesuai dengan standar SNI 16-4399-1996. Terdapat 28 senyawa kimia dalam ekstrak etil asetat, diantaranya: Ethyl acetate (senyawa utama); Linalool L; Translinalool oxide; dan Linalool oxide.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Bunga Magnolia alba; Lotion; Propionibacterium acnes.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97388</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-19 10:45:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-19 11:45:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>