BENTUK PELAMINAN SUKU ANEUK JAMEE DI KAMPUNG PINANG KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

BENTUK PELAMINAN SUKU ANEUK JAMEE DI KAMPUNG PINANG KECAMATAN SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

fakhrianur - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006102060018

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul “Bentuk Pelaminan Suku Aneuk Jamee di Kampung Pinang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya” ini mengangkat masalah tentang bagaimana bentuk pelaminan suku Aneuk Jamee di Kampung Pinang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya dan bagaimana makna simbolik serta fungsi dari bentuk pelaminan suku Aneuk Jamee di Kampung Pinang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelaminan dan makna simbolik serta fungsi dari pelaminan suku Aneuk Jamee Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Sumber data dalam penelitian ini adalah tokoh adat suku Aneuk Jamee, Ketua PKK Kampung Pinang Kecamatan Susoh, Keucik (kepala desa) Kampung Pinang Kecamatan Susoh, Tuha Peut (Petua Adat) suku Aneuk Jamee, Tuangku Sagoe suku Aneuk Jamee. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi data (data reduction), Penyajian data (data display), dan Conclusion drawing/Verification. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bentuk pelaminan suku Aneuk Jamee di Kampung Pinang Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya hanya membentuk satu pola dasar, yang terdiri dari Pintu Gedong dan Pintu Lamin yang berbentuk setengah lingkaran besar (1 buah) dan setengah lingkaran kecil (2 buah). Fungsi dan makna simbolik dari pelaminan ini tergantung pada masing-masing bagian bentuk pelaminan yang berjumlah 16 bagian, yaitu; Langik-langik (Galah Salapen, Galah Sambilen, Galang Rajo, Cincin Rajo dan Opok-opok), Lidah Panjang dan Lidah Pendek, Jajaken, Salendang Simpua, Pintu Kain Bajalin, Tabieh, Tanggo Tigo Tingkek, Paga Bawarno, Payuang Bajangguik, Kipeh dan Tilom Basusun, Tampek Siriah, Batu Panggiliang Inai 7 Tangke, Tuduang Saji, Banta Bamato, Ombak Mamaca, Langen Keda dan Langen Kanen.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK