<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97315">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS   PROPAGASI    GELOMBANG  RADIO INDOOR   PADA  JARINGAN   WIRELESS LAN DENGAN MENGGUNAKAN    PERANGKAT  D-LINK 624 DI GEDUNG   A2 FT.UNSYIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cordless   Terminal  Mobility   (CTM) merupakan sistem komunikasi full   duplex  yang menggunakan  radio  sebagai  media  transmisinya,  dan  memungkinkan  mobilitas pengguna  dalam  area  tertentu.   Salah  satu  teknologi  yang  mengimplementasikan sistem CTM adalah D-Link 624 yang beroperasi pada frekuensi 2400-2462 MHz dan diaplikasikan untuk komunikasi dengan cakupan terbatas yang berkisar antara 100 m untuk    penggunaan  dalam  ruangan  (indoor)   dan  400  m  untuk  peggunaan  luar ruangan,  Karena ban yak diaplikasikan  untuk  komunikasi di dalam  suatu ruangan maupun antar ruangan pada suatu gedung, maka analisis propagasi gelombang radio dalam  ruangan  merupakan  bagian  penting  pada  sistem  D-Link  624   Analisis digunakan untuk menentukan penempatan Base  Station  (BS) dan perhitungan rugi- rugi lintasan karena redaman penghalang yang dilewati dari pemancar ke penerima serta  pengaruhnya  terhadap  daya  penerimaan.  Metode  yang  digunakan  daJam penulisan Tugas  Akhir  ini adaJah studi literatur dari  buku-buku teks  pendukung, internet, dan jurnal-jurnal  yang relevan. Sebagai objek analisis digunakan ruangan- ruangan dalam Gedung A1  Fakultas Teknik Unsyiah  Dan hasil perhitungan   dapat disimpulkan bahwa redaman lintasan dan daya penerimaan sangat dipengaruhi oleh jenis komunikasi, jarak, rugi-rugi penembusan dinding dan redaman lantai. Rata-rata pathloss  untuk Base  Station  (BS) dan Portable  Station  (PS) yang terletak pada lantai yang sarna diperoleh sebesar 80 dB. Untuk Base  Station  (BS) dan Portable  Station (PS) pada lantai yang berbeda diperoleh redaman lintasan sebesar 86 dB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRONIC COMMUNICATION</topic>
 </subject>
 <classification>537.12</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97315</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-17 11:24:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-24 10:48:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>