<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97277">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI KAPASITAS GESER KOLOM BETON BERTULANG DENGAN VARIASI SENGKANG MENGGUNAKAN ANALISIS METODE ELEMEN HINGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IIN SHABRINA HILAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berkembangnya teknologi komputer saat ini, memungkinkan untuk menggambarkan secara visual keruntuhan suatu elemen struktur disebabkan oleh beban tertentu. Hal ini dapat membantu mengatasi permasalahan para perencana dalam memperkirakan pola keuntuhan suatu elemen struktur. Salah satu contoh adalah simulasi kestabilan suatu kolom dengan penambahan tulangan sengkang ekstra. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konfigurasi tulangan sengkang searah dan tegak lurus arah gaya geser terhadap kapasitas kolom beton bertulang dengan membandingkan hasil analisis numerik dan eksperimen. Penelitian ini menggunakan beton bertulang dengan 3 variasi tulangan sengkang yaitu dengan penambahan 3 (tiga) tulangan sengkang searah gaya geser (S4P2), dan penambahan 2 (dua) tulangan sengkang searah gaya geser dan 1 (satu) tulangan sengkang tegak lurus gaya geser (S5P2) dan juga hasil terdahulu yang dilakukan oleh Munawir 2021 yaitu kolom normal tanpa penambahan tulangan sengkang (S0P2). Pengujian dilakukan dengan memberikan beban aksial konstan dilanjutkan dengan beban geser hingga benda uji mengalami kegagalan. Analisis numerik pada penelitian ini menggunakan software berbasis metode elemen hingga yaitu ATENA Versi 5 dan GID Versi 13.0.1 yang dikembangkan oleh Cervenka Consulting. Setelah dilakukan analisis numerik, selanjutnya dilakukan verifikasi hasil dengan melakukan pengujian eksperimen di laboratorium. Hasil analisis numerik dan eksperimen memberikan hubungan beban dan defleksi yang mendekati. Adapun perbedaan beban geser analisis numerik jika dibandingkan dengan hasil eksperimen pada kolom S0P2, S4P2, dan S5P2 berturut-turut sebesar 0,11%, 3,95% dan 1,16% dan perbandingan defleksi sebesar 4,72%, 37,80%, dan 9,44%. Pola kehancuran kolom pada model numerik menyerupai pola kehancuran hasil eksperimen, keduanya menunjukkan kolom mengalami kegagalan geser tekan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97277</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-14 13:02:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-14 14:46:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>