<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97267">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN  METODE CART (CLASSIFICATION AND REGRESSION TREE) TERHADAP STATUS GIZI ANAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Meutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penulisan  ini  menggunakan  Metode  CART  (Classification  and  Regression   Tree) untuk  mengetahui  faktor-faktor yang  berpengaruh  terhadap  status gizi anak.  Hasil analisis dengan menggunakan  metode CART menunjukkan bahwa tinggi badan anak merupakan   variabel   dominan   yang   menyekat   menjadi   dua   kelompok   besar. Pemangkasan berdasarkan sepuluh JKS (jumlah kuadrat sisa) tertinggi menghasilkan tujuh kelompok dan diklasifikasikan menjadi dua golongan yaitu status gizi baik dan status  gizi  lebih.  Pohon regresi  terakhir  yang  dipangkas  berdasarkan  selisih  nilai tertinggi  atau jarak  sisaan  relatif  validasi  silang  terendah  1.13 menghasilkan  dua simpul  akhir  dengan  dugaan  rata-rata  responden  berstatus  gizi  baik.Hasil  analisis  regresi menunjukkan R2 simpul t1  dengan  106 pengamatan sebesar 60.1 %, 12  dengan  78  pengamatan  sebesar  69.6%  dan  t3  dengan  28  pengamatan  sebesar  89.7%.  ini menunjukkan bahwa masing-masing kelompok pemangkasan yang terbentuk berdasarkan  metode  CART  lebih baik  dibandingkan  R2  model  dengan  melibatkan seluruh pengamatan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : CART, pemangkasan, validasi silang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>REGRESSION ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>519.536</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97267</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-14 11:15:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-28 10:58:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>