SIMULASI SIRKULASI ARUS BAROTROPIK DI PERAIRAN SUNDA KECIL MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK TIGA DIMENSI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIMULASI SIRKULASI ARUS BAROTROPIK DI PERAIRAN SUNDA KECIL MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK TIGA DIMENSI


Pengarang

Farah Mutia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0308101010017

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

518

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simulasi adalah perkiraan terhadap suatu kenyataan. Pada penelitian ini, dilakukan simulasi terhadap sirkulasi arus barotropik di Perairan Sunda Kecil dengan menggunakan model HAMSOM. Model tersebut merupakan solusi diskrisitas persamaan Navier-Stokes dengan pendekatan metode beda hingga semi implisit yang dikodekan dalam bahasa pemograman fortran. Visualisasi yang diperoleh berupa
simulasi amplitudo dan fase pasang surut (M, S», N, K, dan O), tipe pasang surut,
sirkulasi arus musim barat, yang diwakili oleh Februari 2007 clan arus musim timur yang diwakili oleh Agustus 2007. Visualisasi arus terdiri atas arus permukaan, arus
lapisan 100-200 m, dan arus dasar laut. Pembangkit simulasi arus dibatasi pada
pengaruh angin dan pasang surut. Data angin diperoleh dari data NCEP (2007) dan data pasang surut tahun 2007 pada syarat batas terbuka diasimilasi dari komponen harmonik pasang surut, diperoleh dari Zabel et al. (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pasang surut di Perairan Sunda Kecil didominasi oleh tipe
campuran ganda. Secara umui:h sirkulasi arus permukaan sangat dipengaruhi oleh
angin dan pasang surut. Pada musim barat arus di permukaan bergerak dari barat ke timur, dan pada musim timur bergerak kearah sebaliknya, dengan kecepatan rata-rata
10 - 20 cm/s. Sedangkan di lapisan 100 - 200 m dan dasar laut, arus mengalir dari selatan ke utara, dengan kecepatan rata-rata 1-10 cm/s.

Kata kunci : Perairan Sunda Kecil, pasang surut, angin dan sirkulasi arus barotropik.








Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK