<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97216">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI  ARUS BAROKLINIK DI PERAIRAN SUNDA  KECIL DENGAN  MODEL  NUMERIK TIGA-DIMENSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wahyuni Athmira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini memodelkan  persamaan  hidrodinamika akibat  densitas  dan  angin di Kepulauan  Sunda  Kecil dalam  bentuk  visualisasi  yang d.igambarkan terdiri  atas: pola pergerakan   angin,   pola  pergerakan   arus,  distribusi   salinitas,   temperatur  pada  musim bara.t dan musim timur.  Menggunakan syarat batas kecepatan  dan elevasi,  salinitas  clan temperature.  Model  numerik   tiga  dimensi  yang  digunakan   pada  penelitian   ini  adalah model  HAMSOM (Hamburg Shelf Ocean Model),  adapun   dasar  dari  pemodelan   in.i adalah  pencarian  solusi persamaan Navier-Stokes yang  lengkap dengan  suku non-linear, gaya  Coriolis,  dan  suku-suku  lainnya deogan  menggunakan metode  beda-hingga. Hasil penelitian   menunjukkan  pola  pergerakan   arus  pada  musim  barat  dan  timur  di  setiap lapisan  sejalan  dengan   yang  diutarakan oleh  Wrytk.i ( 1961),  Ahmad (1995)  maupun Rizal  ( 1994),  berkisar  antara  20  - 120  cm/s.  Salinitas  pada setiap  lapisan  bervariasi kadar  keasinannya,   hal  ini   disebabkan    pada  tingkat   kedaJaman    Laut   Sedangkan temperatur  juga  memiliki    suhu   yang   bervariasi   pada  setiap  daerah,  hal  ini  juga dipengaruhi  oleh  letak  daerah  yang jauh dari garis  khatulistiwa maupun  kedangkalan laut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Perairan  Sunda Kecil, Model Numerik  3D, Densitas, Angin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUMERICAL ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>518</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97216</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-13 10:37:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-14 14:10:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>