<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97205">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN EL-NINO SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) MELALUI  PENDEKATAN RANTAI MARKOV 7-STATE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Santiria  Malayana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kejadian   fenomena   ENSO  dapat   menyebabkan   iklim  seluruh   dunia   berubah. Kajian  ENSO  dengan   rantai  Markov  7-state  lebih   mendekati   kenyataan   suatu proses perubahan  iklim.  Daerah kajian  meliputi  daerah global Niro 3.4 dan daerah lokal  Provinsi  Aceh  yang terbagi  menjadi  wilayah  I, II,  III, dan  IV.  Model  yang digunakan  adalah  rantai  Markov  wa.ktu  kontinu  dengan  ruang  state diskrit  yaitu state  1      (EI-Nino kuat),  2 (EI-Nino sedang), 3 (El-Nino lemah),  4 (normal),  5 (La• Nina  lemah),  6  (La-Nina  sedan g)  dan  state  7  (La-Nina  kuat).  Data  penelitian menggunakan   variabel  unsur  cuaca  clan iklim  (SST,  SOI,  tekanan   udara,  suhu udara, kelembaban,  kecepatan  angin dan curah hujan) dari Januari  1951-Desember&#13;
2009.   Setiap   variabel   dik.lasifikasikan   menurut   kriteria   masing-masing   state kemudian  diamati pola perubahan  transisi  uotuk penentuan  matri.ks  laju  transisi. Invers tranformasi  Laplace digunakan  untuk  mendapatkan  matriks  fungsi peluang transisi  dan peluang  transisi  state  diperoleh  dari  pengintegralan   setiap  elemen matriks  fungsi  peluang  transisi.  Hasil  pengolahan   menunjukkan  matriks  fungsi peluang transisi  merupakan  matriks  dengan  elemen  fungsi  eksponensial.  Peluang transisi  terbesar untuk  12  periode mendatang  di daerah global Niro 3.4 dan daerah lokal  Provinsi Aceh (wilayah  II, III dan IV) rata-rata terjadi pada transisi dari state&#13;
4 ke state 4 (normal)  sedangkan  daerah  lokal  Provinsi Aceh  (wilayah I) rata-rata terjadi  pada  transisi  dari  state 2  (El-Nino  sedan g)  ke  state  3   (EI-Nino  lemah). Fenomena  ENSO  yang  terjadi  di  daerah  global  Nino  3.4  berpengaruh   terhadap&#13;
daerah Provinsi  Aceh dengan intensitas  yang berbeda.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :   ENSO, rantai Markov  7-state,  transisi state, matriks fungsi peluang transisi, dan peluang transisi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MARKOV PROCESSES</topic>
 </subject>
 <classification>519.233</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-12 14:54:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-25 09:46:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>