<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97203">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN  MODEL ANTRIAN GANDA M/M/C:</title>
  <subTitle>FIFO/OO/OO PADA  BNI 46 PUSAT KOTA BANDA  ACEH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Richasanty SeptimaS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model  antrian  ganda diambil  sebagai  studi  kasus pada BNI 46 pusat kota Banda Aceh untuk mengetahui jumlah  fasilitas pelayan  yang paling optimal  digunakan serta mengetahui  persentase waktu menganggur fasilitas pelayan. Sesuai  dengan jumlah   fasilitas   pelayan  yang  digunakan  sebanyak   10   fasilitas  pelayan   maka notasi  model  antrian  ganda yang digunakan adalah M/m/10:FIFO/00/00.  Adapun data yang diambil  pada studi  kasus adalah data pada sistem dan data pada antrian, dengan menghitung nilai  parameter pada sistem dan antrian  akan didapatkan nilai parameter  untuk data  pada sistem  yaitu     =  5  orang,      =  4 orang /  15  menit&#13;
dengan  p =  1,51  sedangkan untuk data pada antrian adalah     =  5  orang.     = 4&#13;
orang /  15  men it  dengan p = 1,35.  Kemudian dilakukan uji  kedatangan dengan&#13;
menggunakan  uji  Chi-Square  dimana  keputusan yang didapat adalah terima  H%&#13;
atau  mengikuti  distribusi  Poisson,  dilanjutkan  dengan  perhitungan  karakteristik pada sistem dan antrian diantaranya :   P  P(nzc),  Ls Ws Lq.  Wq dan     masing- masing  pada  sistem   dan  antrian.   Dari   perhitungan  karakteristik  akan  diambil&#13;
keputusan  bahwa jumlah  fasilitas  pelayan  yang  paling optimal  digunakan pada BNI  46  pusat  Banda Aceh adalah  5     fasilitas pelayan  dengan  persentase waku menganggur fasilitas pelayan di bawah 70%.&#13;
&#13;
Kata   kunci   :      Teori   antrian,   model   antrian   ganda,   distribusi   poisson  dan eksponensial,   uji  Chi-Square  dan   waktu  menganggur fasilitas pelayan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>QUEUING THEORY</topic>
 </subject>
 <classification>519.82</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-12 14:39:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-14 15:26:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>