STUDI TENTANG PERPINDAHAN PROSES ANTAR WAKTU (TIME TUNNELING) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI TENTANG PERPINDAHAN PROSES ANTAR WAKTU (TIME TUNNELING)


Pengarang

Cut Keumala Hayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0181110015

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

511.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Teori Relativitas Khusus yang diusulkan oleh Albert Einstein pada tahun 1905 memberi bobot bagi ide perjalanan waktu. Teori ini menyatakan bahwa semua gerak adalah relatif, kelajuan cahaya dalam ruang hampa sama bagi semua pengamat. Ini artinya geometri yang tepat dari ruang waktu, atau beberapa jenis gerakan dalam ruang, dapat memungkinkan seseorang bcrjaJan kc masa laJu dan masa depan bila geometri atau gerakan ini memungkinkan. Adanya perjalanan waktu itu sendiri berarti ada sebuah proses yang berpindah antar waktu. Setiap proses berjalan linear dan memiliki referensi waktu tertentu. Apabila referensi waktunya diubah, apakah proses akan tetap berjalan linear? Penanyaan ini dapat dijawab apabila kita mempunyai sebuah model matematika yang sesuai. Model matematika yang didapat adalah :

F(t)P{t)dt= P(0)

Dimana F(I) adalah fungsi yang terkandung pada setiap fungsi proses P(I). lntegrasi di atas sendiri dikenal dengan proses konvolusi. Fungsi F(I) yang memenuhi persamaan tersebut adalah fungsi Dirac delta; is (I)). lnformasi-informasi dalam fungsi 6 (I) dapat diperoleh melalui transformasi Fourier. hasil transformasinya bernilai 1 (satu) unit. Ini artinya konvolusi dengan fungsi apapun tidak akan mengubah domain frekuensi fungsi yang dikonvolusikan dengan is (t). Akhimya dengan transformasi invers Fourier diperoleh proses P(0). Tetapi apabila kejadian yang sarna terjadi pada saar yang berbeda, hasil transformasinya rnemiliki dimensi real dan imajiner. Karena bilangan imajiner itu sendiri sebenamya tidak ada maka dapat disimpulkan bahwa ada bagian dari proses tersebut yang hilang apabila dipindah waktu pelaksanaannya. Artinya perpindahan proses antar waktu mustahil terjadi karena referensi waktu yang baru tidak selengkap referensi waktu yang ditinggalkan sebelumnya.



Kata kunci : fungsi Diract delta, transformasi Fourier dan konvolusi.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK