PEMETAAN BATIMETRI BERDASARKAN PENGUKURAN FISHFINDER DI PERAIRAN BARAT PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN BATIMETRI BERDASARKAN PENGUKURAN FISHFINDER DI PERAIRAN BARAT PROVINSI ACEH


Pengarang

Putra Diansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0508105010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

526

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian mengenai "Pemetaan Batimetri Berdasarkan Pengukuran Fishfinder Di Perairan Barat Provinsi Aceh" yang dilakukan sejak Desember 2008 - Juli 2009. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari hasil pengukuran Fishfinder GARMIN GPSMAP 178C Sounder dari bulan Juni 2007 - Mei 2009. Penelitian ini menggunakan metode Random Survei (survei acak) yaitu perekaman data dilakukan berdasarkan rute perjalanan kegiatan neJayan dalam penangkapan ikan. Data yang diperoleh lebih dari 1,6 juta titik rekaman. Data yang diperoleh adaIah basil perckaman rute perjalanan 4 boat CaJang Aceh Jaya dan beberapa boat yang berasal dari Lampulo Banda Aceh. Kedalaman yang dominan ditemukan adalah 1 - 80 meter. Tahapan analisa data dalam penelitian ini adalah menganalisa dan mengidentifikasi data kedalaman hasil pengukuran Fishfinder yang menghasilkan sebaran titik kedalaman baru, kontur kedalaman baru, Hazard map, dan lokasi palung laut. Hasil dari anaJisa dan identifikasi data di visualisasikan dalam bent uk Peta KedaJaman Baru Pantai Barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang juga berisikan informasi daerah berbahaya (hazard) dan lokasi Palung Laut menggunakan Software ArcGIS 9,2 dan visualisasi 3D Hazard dan Palung laut menggunakan Software Surver 8. Wilayah yang menjadi pusat penelitian adaIah pantai barat Aceh yang meliputi sebabagian Aceh Besar, Aceh
. Jaya, dan Aceh Barat. Penelitian ini juga membandingkan data kedalaman baru hasil pengukuran Fishfinder dengan data lama hasil digitasi dari peta Dinas Hidro- Oseanografi TNI AL. Hasil identifikasi lokasi hazard diperoleh lebih dari 40 lokasi hazard. namun karena kekurangan data hanya 22 lokasi yang bisa divisualisasikan dalam bentuk 3D dan hasil identifikasi lokasi palung laut, diperoleh 2 lokasi palung laut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK