<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97160">
 <titleInfo>
  <title>PENGOLAHAN AIR LIMBAH RUMAH POTONG HEWAN DENGAN MEMBRAN POLIETER SULFON DAN SELULOSA NANO KRISTAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fuji Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER PENGELOLAAN LINGKUNGAN</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rumah Potong Hewan (RPH) merupakan bangunan yang digunakan untuk menyembelih hewan. RPH menghasilkan limbah berupa feses, urine, buangan di dalam rumen atau lambung, daging atau lemak, serta air cucian. Selama ini, sistem IPAL pada RPH mengalami kerusakan dan tidak berfungsi, sehingga limbah RPH dibuang ke saluran pembuangan dengan jaring di ujung saluran. Pembuangan limbah RPH yang dilakukan tanpa pengolahan akan mengakibatkan dampak negatif yaitu meningkatnya pencemaran air, iritasi saluran pernapasan, mual dan kehilangan nafsu makan, berdampak pula pada biota di dalam air. Pengolahan limbah RPH dilakukan secara kimia, biologi aerobik dan anaerobik, koagulasi, filtrasi, adsorpsi, elektrokoagulasi, dan membran. Pengolahan dengan membran merupakan alternatif dalam mengolah limbah cair. Dalam penelitian ini, proses membran yang digunakan adalah ultrafiltrasi dengan material membran polieter sulfon (PES), pelarut methylpirrolidone (NMP), dan aditif selulosa nano kristal. Variabel pada penelitian ini yaitu M1 (membran PES murni), M2 (membran PES+selulosa nano kristal 1%), dan M3 (membran PES+selulosa nano kristal 5%). Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan membran PES dan aditif selulosa nano kristal untuk pengolahan limbah RPH, mengkaji hasil Scanning Electron Microscope (SEM), gugus fungsional IR, kekuatan mekanik membran, hasil analisa limbah cair RPH, pengaruh penambahan selulosa nano kristal terhadap nilai fluks, pengamatan fisik dari limbah cair setelah melalui proses filtrasi dengan menggunakan membran. Penambahan selulosa nanokristal membuat bentuk lapisan dense lebih tebal daripada lapisan dari membran lainnya sehingga memberi peningkatan fluks pada membran. Struktur penampang membran memperlihatkan lapisan atas tanpa selulosa nano kristal mempunyai pori-pori yang tipis daripada membran dengan penambahan selulosa nano kristal. Permukaan membran dengan selulosa nano kristal memiliki pori yang lebih rapat, namun terdapat gumpalan pada permukaannya. Hasil FTIR menunjukkan gugus fungsional PES, pelarut NMP dan selulosa nano kristal dengan adanya serapan gugus C-H (tipe senyawa alkena), C=C (senyawa cincin aromatic), dan C-H (senyawa alkana). Sedangkan pada membran dengan selulosa nano kristal memiliki ikatan COH, C-O-C dan C-C. Nilai break elongation yang dihasilkan membran dengan aditif sebesar 68%.  Data fluks air murni membran PES  murni lebih besar dari membran dengan menggunakan aditif yaitu 17,96 L/m2.jam.bar. Penambahan selulosa nanokristal membuat bentuk lapisan dense lebih tebal daripada lapisan dari membran lainnya sehingga memberi peningkatan fluks pada membran. Hasil analisa air yaitu COD, BOD, TSS, minyak dan lemak serta pH dari limbah RPH tidak melewati nilai baku mutu setelah pengolahan sekunder yaitu dengan uji filtrasi sehingga air limbah RPH bisa dibuang langsung ke lingkungan dan tidak mengganggu masyarakat sekitar terganggu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE CONTROL</topic>
 </subject>
 <classification>363.728</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97160</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-11 12:01:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-12 12:15:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>