Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUKO CITRALAND BAGYA CITY SUMATERA UTARA
Pengarang
Yolanda Agustianti Saputri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1004101010115
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Proyek konstruksi erat kaitannya dengan kemungkinan terjadinya risiko. Kesuksesan proyek tidak hanya dilihat dari kualitas hasil pekerjaan, keuntungan dan ketepatan waktu pelaksanaan, melainkan juga permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Masalah K3 ini juga merupakan bagian dari perencanaan dan pengendalian proyek. Risiko K3 yang terjadi memiliki dampak yang besar dalam proses pelaksanaan yaitu terhambatnya suatu pekerjaan konstruksi, pembengkakan biaya akibat terjadi kecelakaan kerja dan menurunnya kualitas para pekerja. Manajemen risiko merupakan pendekatan yang dilakukan terhadap risiko baik itu dengan mengidentifikasi, menganalisis serta mengevaluasi risiko yang terjadi pada suatu proyek. Tanpa menerapkan manajemen risiko perusahaan dapat dihadapkan dengan ketidakpastian. Termasuk dalam proyek pembangunan Ruko Citraland Bagya City yang terletak di Jl. Pasar V Timur Medan Estate Sumatera Utara yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahaan (Persero) Tbk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko K3 dominan pada proyek serta mengetahui cara penanganan yang dilakukan pihak pelaksana. Penelitian ini mengidentifikasi faktor risko K3 pada 5 (lima) pekerjaan gedung, yaitu : pekerjaan tanh, struktur, arsitektur, mekanikal elektrikal dan sanitasi plumbing. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode observasi lapangan dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari studi literatur serta data pelaksanaan di proyek. Responden pada penelitian ini berjumlah sebanyak 10 orang yang terlibat dalam permasalahan K3. Metode penilaian risiko menggunakan matriks yang bersumber dari Australian Standart/New Zaeland Standart (AS/NZS) 4360:2004 dan 1SO 31000:2009. Dari 44 faktor yang telah di uji sebelumnya diperoleh sebanyak 27 faktor pada kelompok L (low), 12 faktor pada kelompok M (medium) dan sebanyak 5 faktor pada kelompok H (high). Faktor-faktor risiko pada kelompok H (high) adalah pekerja terkena debu dan kotoran, besi terjatuh mengenai kaki pekerja, tersengat listrik, pekerja terjatuh dari ketinggian dan tangan pekerja terjepit. Masing-masing nilai indeks risiko ke lima faktor tersebut sebesar 9,36; 9,30; 9,24; 9,12 dan 9. Sumber kecelakaan yang terjadi sebagian besar berasal dari perilaku pekerja.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA MUTU PADA PROYEK KONSTRUKSI DI ACEH UTARA (SYIBRAL MALASYI, 2021)
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA OLEH P2K3 PT. WASKITA KARYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR ACED TAHAP II DI BANDA ACEH 2011 (Irsan Abubakar, 2021)
KAJIAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI PELINDUNG PANTAI DINAS PENGAIRAN ACEH (TAUFIK HIDAYAT, 2025)
GAMBARAN MANAJEMEN RISIKO DI POLI GIGI RSUDZA BANDA ACEH TAHUN 2012 (Aziz Naini, 2015)
KAJIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN KRUENG KEUREUTO DI KABUPATEN ACEH UTARA (Helmi, 2016)