<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97140">
 <titleInfo>
  <title>PENYELESAIAN PERMASALAH PENJADWALAN  MESIN DENGAN MENGGUNAKAN  ALGORITMA BEREVOLUSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Yulianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah  penjadwalan    yang berhubungan  dengan  pengurutan  sejumlah  pekerjaan pada    sejumlah    mesin    disebut    Shop    Scheduling    Problem    (SSP)    dengan karakteristik,   terdiri  dari  m  mesin  dan   n pekerjaan.   Permutation  Flow  Shop Scheduling (PFSS) merupakan  bagian dari SSP, yang memiliki  syarat operasi  dari setiap  pekerjaan  harus diproses  tepat  satu kali pada  setiap  mesin  dengan  urutan pemrosesan    yang   sama.    Kandidat    solusi   dari   PFSS   adalah   jadwal    yang dipresentasikan     dalam     urutan/barisan     n    pekerjaan.     Algoritma     berevolusi merupakan  salah  satu  algoritma  heuristik  yang  dapat  diimplementasikan  untuk mendapatkan  solusi  terbaik  dari  suatu  penjadwalan baik job-shop maupun flow• shop yang bertipe  urutan. Mekanism e kerja algoritma  berevolusi  didasarkan  pada proses  evolusi  makhluk  hidup  dimana dalam  evolusi   tersebut  makhluk  hidup mengalami   mekanisme   seleksi  alam  (diantaranya  crossover  clan mutasi)  untuk&#13;
dapat    bertahan    hidup.    Operator    genetika    (seleksi,    crossover dan    mutasi)&#13;
diaplikasikan  untuk  menghasilkan   populasi  sehingga  diperoleh  kromosom   barn dengan  nilai fitness yang  lebih  baik.  Model  tersebut  diujikan  dengan menggunakan  elitism dalam  algoritma  berevolusi  sebanyak  1  elitism, 3 elitism,  5 elitism clan tanpa  penggunaan   elitism  ( elitism  O  ) terhadap  dataset.  Dari hasil pengujian dapat disimpulkan  bahwa penggunaan  sebanyak  5 elitism menghasilkan solusi yang bagus terhadap nilai makespan dibandingkan dengan  lainnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :   Flow Shop  Schedulling  (FSS), Permutation  Flow Shop  Schedulling&#13;
(PFSS) , Algoritma berevolusi  dan elitism.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ALGORITHMS</topic>
 </subject>
 <classification>518.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97140</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-11 10:00:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-18 11:34:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>