<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97132">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN EVALUASI MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK METANOL JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) (JACQ.) P. KUMM.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILHAM MEUTUAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq.) P. Kumm.) memiliki aktivitas antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab terjadinya kerusakan sel dan penuaan dini. Masker gel peel off merupakan salah satu bentuk sediaan kosmetik yang dapat melekat dengan baik di kulit, meningkatkan penetrasi zat aktif, menjaga kelembapan kulit, serta mengangkat sel kulit mati saat dikelupas. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sediaan masker gel peel off dari ekstrak metanol P. ostreatus dan mengetahui hasil evaluasi sediaan yang dihasilkan. Ekstrak yang dihasilkan dikarakterisasi dan dilakukan penapisan fitokimia, diperoleh nilai rendemen 8,24%; kadar air 15,33%; kadar abu total 12,33%; kadar sari larut air 38,33%; dan kadar sari larut etanol 30%; serta terdeteksi mengandung golongan metabolit sekunder alkaloid, tannin, saponin, flavonoid, steroid, dan triterpen. Formulasi sediaan dilakukan dengan menggunakan PVA sebesar 14% dan ekstrak sebesar 0,585%. Sediaan yang dihasilkan (F1) berwarna kuning muda, bentuk gel cairan kental, dan aroma khas eksipien pengharum. Hasil evaluasi menunjukkan pH sediaan sebesar 5,28; viskositas sebesar 15,26 kg/m.s; daya sebar sebesar 7,33 cm; daya lekat sebesar 10,65 detik; dan waktu mengering selama 22,81 menit. Evaluasi setelah cycling test menunjukkan sediaan masih cukup stabil setelah dilakukan enam siklus pengujian. Hasil uji sifat mekanik menunjukkan sediaan dapat menahan kekuatan tarik hingga 3,79 kgf/mm2 dan tidak mudah putus serta dapat meregang dengan elongasi hingga 199,34%. Hasil uji iritasi menunjukkan sediaan tidak menimbulkan tanda-tanda iritasi. Hasil uji kesukaan menunjukkan sediaan cukup disukai untuk parameter bentuk dan warna, serta disukai untuk parameter aroma. Ekstrak metanol P. ostreatus dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel off dan menunjukkan hasil evaluasi dalam nilai optimal, kecuali daya sebar yang sedikit melebihi nilai optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MUSHROOMS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97132</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-10 16:43:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-11 09:43:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>