SIMULASI HEAD-LOSS PADA SISTEM ALIRAN TERTUTUP MENGGUNAKAN ALAT FLUID CIRCUIT FRICTION | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIMULASI HEAD-LOSS PADA SISTEM ALIRAN TERTUTUP MENGGUNAKAN ALAT FLUID CIRCUIT FRICTION


Pengarang

Fauzi Rosi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051611786

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

628.15

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Teori hydrodynamic pertama kali dikemukakan oleh Henry Darcy dan Weisbach pada tahun 1850. Dimana teori ini lebih dikenal dengan teori Darcy- Weisbach untuk rnelihat besamya head-loss. Mengetahui head-loss pada aliran tertutup adalah penting untuk rnemilih, menghitung dan mengkonstruksikan suatu instalasi pipa. Untuk menghitung head-loss pada suatu instalasi pipa sangat rumit apabila dilakukan secara manual dan hasil yang didapatkan tidak begitu akurat. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu pendckatan sistern yang baik untuk dapat mempermudah proses perhitungan. Untuk mempermudah analisa terhadap perhitungan head-loss maka dibuat suatu program aplikasi (software) menggunakan algoritma iterasi (trial and errors). Tujuan penelitian ini adalah membuat suatu program aplikasi (software) untuk menduga nilai head-loss.
Penelitian ini meliputi perhitungan head-loss major pada 3 diameter pipa yaitu pipa 1 (0 = 0,02141 rn), pipa 2 (0 = 0,02735 m) dan pipa 3 (0 = 0,0333 m), sedangkan head-loss minor meliputi elbow, bend. sudden contraction, gradual contraction, sudden expansion, gradual expansion, katup sluice. katup globe dan katup check. Data yang digunakan adalah data observasi head-loss major dan head-loss minor yang diukur dengan aJat Fluid Circuit Friction Model FCF- 2000C pada suhu 2'f'C dan variasi debit yang berbeda. lrnplementasi teknik trial-error menggunakan metode iterasi untuk menentukan faktor gesekan (/).
Penelitian ini menghasilkan suatu software untuk menduga nilai head-loss.Dari hasil kalibrasi untuk head-loss major meliputi pipa 1 (R = 0,89 dan R2 =0,79), pipa 2 (R = 0.70 dan R2 = 0,51) dan pipa 3 (R = 0,75 dan R2 = 0,56). Sedanfkan head-loss minor meliputi elbow (R = 1 dan R2 = 1) bend (R = 0,88 dan R = 0,78). sudden contraction (R = 0,94 dan R2 = 0,89). gradual contraction (R = 1 dan R2 = 0,99), sudden expansionn(R = 0.88 dan R2 = 0.78). gradual expansion (R = 0,81 dan R2 = 0,66). katup sluice (R = 0,96 dan R2 = 0,91), katup globe (R = 0,74dan R2 = 0.55) dan katup check (R = 0,82 dan R2 = 0,67).
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode literasi yang diterapkan sudah dapat diterima dan dapat di aplikasikan untuk menduga nilai head-loss.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK