<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97091">
 <titleInfo>
  <title>SETIMBANG REDUKSI  ORDE  MODEL UNTUK SISTEM LINEAR TIME INVARIANT(LTI) DENGAN  MENGGUNAKAN METODE PEMOTONGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dina Nirmala Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan  teknik-teknik kontrol optimal pada  sistem berorde  tinggi akan menghasilkan  pengontrol  berorde  tinggi.  Pengontrol  seperti  ini  dari  segi implementasi dan komputasi tidak  praktis. Oleh  karena itu, diperlukan   suatu proses pendekatan   dari sistem berorde tinggi  dengan sistem berorde  rendah  yang dikenal dengan reduksi  model.&#13;
Pada penulisan ini akan diselesaikan satu model  dinamik dari sistem Linear  Time Invariant (LTI) dengan  menggunakan metode  pemotongan setimbang.  Prosedur dari metode   ini adalah  sebagai  benikut.   Pertama,   memodelkan  sistem   dinamik  pada kondisi  riil dalam  bentuk matematika. Kedua,  mengecek kestabilan  dari  sistem clan mendapatkan nilai  singularnya.   Ketiga,  realisasi dari  sistem  ditransformasi menjadi realisasi setimbang, dengan nilai singular sistem   tersebut disusun secara menurun disepanjang diagonal  dari nilai singular  yang paling besar sampai  nilai singular  yang paling kecil. Keempat, keadaan yang bersesuaian  dengan nilai singular yang kecil direduksi  sehingga  batas atas terkecil  dari  kesalahan  reduksi  pemotongan setimbang ini adalah dua kali penjumlahan nilai singular yang direduksi.&#13;
Sebagai  verifikasi  dari metode  yang  digunakan,   akan  diberikan   simulasi  untuk masalah quarter  car  suspension.  Penyelesaian  simulasi  untuk masalah ini  dengan menggunakan  perangkat   lunak   MATLAB, yaitu   Control  System  Toolbox.   Hasil&#13;
simulasi dari model quarter car suspension adalah menunjukkan bahwa setelah d.ilakukan pemotongan orde  sistem  pada  keluaran  pertama, kedua  dan ketiga,   yang masih  memiliki  sifat stabil  asimtotik  dan setimbang  dengan  sistem  orde  empat  yaitu&#13;
terlihat  pada  sistem  orde  tiga dari  masing-masing keluaran   melalui  nilai  dari  rise&#13;
time, peak time, dan settling time sistem.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LINEAR ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>515</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-10 10:13:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-10 11:06:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>