<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97081">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI SISTEM PV DENGAN BATERAI CONNECTED DI DAERAH TIDAK ADA JARINGAN EXISTING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmat Kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak- Sinar radiasi matahari dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi listrik dengan menggunakan sistem sel surya Fotovoltaik (PV). Pembangit listrik tenaga surya pada umumnya memiliki dua sistem pengoperasian yaitu, sistem on grid dan off grid. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain rancangan PV on grid baterai connected dengan kapasitas 60.000 Watt, agar dapat memenuhi kebutuhan beban di daerah pedalaman yang disimulasikan menggunakan software Simulink MATLAB R2017a. Pada penelitian ini dikembangkan model simulasi yang dimana sistem grid/utilitas diambil alih oleh baterai dengan mengatur frekuensi, tegangan dan sudut fasa mengikuti karakteristik yang ada pada grid utilitas. Inverter baterai akan bertindak sebagai sinyal acuan yang digunakan sebagai referensi tegangan dan frekuensi bagi inverter PV agar dapat beroperasi melakukan proses sinkronisasi. Dari penelitian diperoleh hasil simulasi menunjukkan model PV dengan baterai connected menghasilkan tegangan 560 V dan Frekuensi 50 Hz. Pada simulasi PV ini terdapat tiga variasi pengujian. Variasi pertama yaitu pengujian beban 20 kW menghasilkan arus beban sebesar 40 Ampere yang diuji dengan dua kondisi radiasi. Kondisi pertama nilai radiasi 800 W⁄m^2 dan 1000 W⁄m^2 , Variasi kedua yaitu pengujian beban 40 kW menghasilkan arus beban sebesar 82 Ampere dengan kondisi radiasi yang sama dengan nilai radiasi pada pengujian sebelumnya. Variasi yang terakhir adalah dengan menggunakan beban 60 kW menghasilkan arus beban sebesar 122 Ampere dan nilai radiasi pada pengujian juga bernilai 800 W⁄m^2  dan 1000 W⁄m^2 . Kemudian variasi radiasi dengan nilai 800 W⁄m^2  sampai dengan 1000 W⁄m^2 , semakin besar nilai radiasi maka semakin besar daya yang dihasilkan oleh panel surya. Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa model dari inverter PV dengan inverter baterai connected dapat melakukan sinkronisasi untuk menyuplai beban secara bersamaan dengan menghasilkan output tegangan dan frekuensi yang sama.&#13;
 &#13;
Kata kunci: Fotovoltaik (PV), sistem on dan off grid, Islanding, PLN.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97081</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-07 16:14:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-07 16:47:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>