<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97063">
 <titleInfo>
  <title>UJI ANTI JERAWAT SEDIAAN EMULGEL  EKSTRAK ETANOL BIJI JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI L. SKEELS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RENA NOVITA REZEKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jamblang (Syzygium cumini L. Skeels) merupakan salah satu tanaman yang memiliki  khasiat sebagai anti bakteri dan berpotensi diformulasikan dalam bentuk sediaan  emulgel. Penelitian uji aktivitas antibakteri ekstrak biji jamblang menjadi sediaan  emulgel telah dilakukan dengan tujuan mengetahui konsentrasi optimun ekstrak etanol  biji jamblang, formulasi emulgel dan uji aktivitas sediaan untuk menghambat &#13;
pertumbuhan bakteri S.aureus dan S.epidermidis. Pengujian aktivitas antibakteri  menggunakan metode difusi sumuran dengan cara membuat sumur atau lubang pada  media MHA yang mengandung mikroba uji. Hasil karakterisasi simplisia &#13;
menunjukkan kadar air 6,3%, kadar abu total 1,5 %, kadar sari larut air 18,3% dan  kadar sari larut etanol 12,6%. Ekstrak etanol 96% diperoleh dengan metode maserasi  menghasilkan ekstrak berwarna coklat pekat. Hasil karakterisasi ekstrak menunjukkan  kadar air 9,33 %, kadar abu total 1,6%, kadar sari larut air 29,66 % dan kadar sari larut  etanol 42,6%. Hasil uji fitokimia ekstrak biji jamblang mengandung alkaloid,  flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak biji  jamblang pada konsentrasi 1,25; 2,5; 5; 10; 15 dan 20% terhadap bakteri S.aureus adalah 12,44; 17,51; 22,23; 25,46; 27,46 dan 28,15 mm. Sedangkan terhadap bakteriS.epidermidis adalah 11,40; 11,82; 16,34; 17,2; 19,76 dan 22,08 mm. Modifikasi yang  dilakukan ialah menggantikan bahan aktif menjadi ekstrak biji jamblang dengan  konsentrasi 5; 10; 15% dan mengubah HPMC menjadi 3%. Hasil uji evaluasi stabilitas  karakteristik organoleptis dan homogenitas keempat sediaan tidak mengalami  perubahan. Hasil pengujian pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat masih memenuhi  syarat mutu sediaan yang baik, walaupun mengalami penurunan. Hasil uji iritasi  keempat sediaan tidak menyebabkan iritasi. Hasil uji aktivitas antibakteri sediaan  emulgel pada konsentrasi 5%; 10% dan 15% terhadap bakteri S.aureus menghasilkan  zona hambat sebesar 14,16; 20,52 dan 21,44 mm dan bakteri S.epidermidis 14,79; 16,09 dan 19,02 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan semua sediaan yang dihasilkan  memenuhi persyaratan mutu sediaan dan memiliki aktivitas terhadap bakteri S.aureus  dan S.epidermidis. Sediaan emulgel biji jamblang sangat berpotensi dikembangkan  sebagai alternatif obat anti jerawat.&#13;
Kata kunci : Anti jerawat, biji jamblang, emulgel</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97063</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-07 11:12:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-07 11:19:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>