ANALISIS PARAMETER DOMINAN KINERJA AKUSTIK PADA RUANG AUDITORIUM FAKULTAS MATEMATIKA RNDAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PARAMETER DOMINAN KINERJA AKUSTIK PADA RUANG AUDITORIUM FAKULTAS MATEMATIKA RNDAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Amsir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0608102010002

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

534

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Berdasarkan pengamatan subjektif terhadap kualitas akustik gedung auditorium Fakultas Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala (FMIPA Unsyiah) tidak sesuai untuk kegiatan yang berkarakter percakapan. Pada sisi lain kualitas akustik gedung auditorium dapat dikaji dan dianalisa dengan menggunakan parameter objektif, yaitu distribusi tingkat tekanan bunyi dan waktu dengung.
Telah dilakukan penelitian analisis parameter dominan kinerja akustik pada ruang auditorium FMIPA Unsyiah yang bertujuan untuk menganalisa parameter dominan kinerja akustik ruang dengan menggunakan parameter objektif pada gedung auditorium tersebut. Pengukuran distribusi tingkat tekanan bunyi dilakukan dengan menggunakan sound level meter dcngan sumber suara yang dibangkitkan melalui laptop dihubungkan dengan amplifier. Ruangan auditorium disegmentasi menjadi 18 titik ukur. Hasil pengukuran distribusi tingkat tekanan bunyi diplot dalam bentuk kontur. Pengukuran waktu dengung ruangan dilakukan dengan melakukan pengukuran fisis terhadap dimensi ruangan yang berupa panjang, lebar, dan tinggi ruangan, serta jenis bahan pada permukaan yang ada di dalam ruangan. Parameter- parameter' akustik terscbut diukur dalam keadaan runngan tanpa audiens dan dengan konfigurasi Ietak sumber bunyi yang berbeda.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh distribusi tingkat tekanan bunyi di dalam ruangan secara umum cukup merata, perbedaan nilai intensitas bunyi antara satu titik dengan titik yang lain tidak ada yang melebihi dari 6 dB. Namun. plot kontur menunjukkan bahwa distribusi tingkat tekanan bunyi dalam ruangan masih kurang baik, hal ini mungkin dipengaruhi oleh penjalaran gelombang bunyi yang kurang baik di dalam ruangan, sehingga muncul efek interferensi gelombang. Waktu dengung untuk keadaan awal ruangan diperoleh pada frekuensi 125 Hz sebesar 2.4 detik dan pada frekuensi 4000 Hz sebesar 1.2 detik. Nilai tersebut termasuk dalam kategori tinggi karena waktu dengung untuk kegiatan yang berkarakter percakapan standar adalah 0.6 detik - 1,2 detik. Waktu dengung ini lebih mengarah kepada kondisi ruangan sebagai ruang musik (1,2 detik-2,2 detik). Berdasarkan simulasi dengan menggantikan bahan-bahan pada plafond dan dinding dengan bahan penyerap papan akustik, setebal 3/4 inc yang digantung pada piafond dan sebagian pada dinding dengan tirai berat 0,6 kg/m yang dilipat-lipat, diperoleh waktu dengung pada frekuensi 125 Hz sebesar I, I detik, sehingga mampu mengurangi waktu dengung sampai 54 % dan pads frekuensi 4000 Hz sebesar 0,7 detik, atau mengurangi waktu dengung sampai 42 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat disirnpulkan bahwa distribusi tingkat tekanan bunyi secara umum baik. Namun, berdasarkan plot kontur menunjukkan hasil kurang baik. Waktu dengung dalam kondisi awal sangat tidak baik, jauh dari standar karakter percakapan. Penggunaan bahan penyerap dapat memperbaiki waktu dengung ruangan.

Kata kunci : auditorium, kinerja akustik, kualitas akustik, parameter objektif, distribusi iingkat tekanan bunyi.
waktu dengung

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK