STUDI RESPON GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PADA MATERIAL BUMI DENGAN METODE VLF-RRN(VERY LOW FREQUENCY-RESISTIVITY) STUDI KASUS : KAWASAN PANAS BUMI JABOI, SABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI RESPON GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PADA MATERIAL BUMI DENGAN METODE VLF-RRN(VERY LOW FREQUENCY-RESISTIVITY) STUDI KASUS : KAWASAN PANAS BUMI JABOI, SABANG


Pengarang

Nurfitriana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0308102010024

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

530.141

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang dilakukan adalah mengenai studi respon gelombang elektromagnetik
di kawasan panas bumi Jaboi, Sabang dengan menggunakan salah satu metode geofisika yaitu metode VLF-R. Tujuan studi ini yaitu untuk mengetahui respons gelombang elektromagnetik pada batuan di sekitar sumber air panas sehingga dapat di prediksi kondisi bawah permukaan dan untuk mengetahui prinsip dasar perambatan gelombang elektromagnetik pada material bumi. Alat yang digunakan adalah perangkat T-VLF merk IRIS dengan menggunakan dua stasiun pemancar yaitu stasiun pemancar Australia sebagai stasiun utama dan stasiun pemancar Jepang sebagai stasiun pembanding. Luas bentangan pengukuran adalah 200 m x 175 rn, terdapat 57 stasiun pengukuran dengan 8 lintasan dan spasi antar lintasan adalah 25 m. Parameter fisis yang diukur dilapangan adalah nilai resistivitas (ilm). phase (0), medan listrik E (Vim) dan medan magnet H (Nm). Hasil pemprosesan data menunjukkan niJai resistivitas tcrbesar terdapat pada titik pengukuran 100,25 m pada lintasan 4 yaitu disekitar sumber mata air panas, dan semakin jauh nilai resistivitasnya semakin kecil. Hal ini menunjukkan bahwa batuan disekitar sumber mata air mempunyai porositas yang lebih kecil dibandingkan daerah sekitanya. Berdasarkan data resitivitas yang di peroleh dapat diinterpretasikan kedalaman pengukuran adalah diatas 20 m. Hasil ini sangat signifikan dalam melakukan studi karakteristik fisika batuan.

Kata kunci : Resistivitas, sumber air panas. T-VLF.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK