<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97014">
 <titleInfo>
  <title>PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG DENGAN MEMBRAN  POLIETERSULFON (PES) TERISI FLY ASH SECARA ULTRAFILTRASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Januar Efendi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Industri pertambangan seperti tambang batubara,tambang mineral logam, Proses penambangan yang dilakukan baik secara sistem terbuka maupun sistem bawah tanah akan menghasilkan limbah cair yang bersifat asam, sering disebut sebagai air asam tambang. Keberadaan air asam tambang ini tidak diharapkan karena dapat mengganggu proses operasional penambangan dan menyebabkan permasalahan lingkungan apabila dibuang langsung ke badan air. Sampai saat ini metode pengelolaan air asam tambang yang sering digunakan yaitu secara konvensional. Namun sistem ini memiliki kekurangan, yaitu membutuhkan biaya yang besar serta kurang efisien dalam mereduksi zat-zat pencemar. Maka dari itu diperlukan teknologi baru yang lebih efisien untuk mengurangi zat-zat pencemar. Polietersulfon (PES) merupakan bahan polimer yang banyak digunakan dalam aplikasi pengolahan limbah cair dikarenakan stabilitas kimia dan mekaniknya yang tinggi.Pada penelitian ini digunakan membran PES yang di modifikasi dengan penambahan aditif fly ash dengan konsentrasi 0.5 – 2%, untuk meningkatkan hidrofilisitas membran. Hasil karakterisasi dilakukan dengan uji FTIR, SEM, kuat tarik dan porositas. Membran PES yang telah difabrikasi sebanyak enam (6) membran termasuk membran PES murni, dibuat melalui proses inversi fasa (NIPS).  yaitu MA-0, MA-0.1, MA-0.5, MA-1, MA-2, dan MS-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan aditif meningkatkan kinerja fluks air murni, dimana membran MA-2 meningkat hingga 77% dan MS-1 meningkat hingga 54% dibandingkan dengan MA-0. Selanjutnya, MA-2 dioperasikan pada tekanan 3 bar mencapai nilai fluks air tertinggi, dan MA-2 juga mencapai nilai rejeksi asam tambang 46% untuk Fe dan 74% untuk Mn,sehingga pada semua membran yang telah disiapkan, MA-2 memberikan performa yang terbaik. Semua membran yang disintesis dengan aditif fly ash menyebabkan membran stabil terhadap larutan pH asam dan basa yang kuat. Secara keseluruhan konsentrasi air asam tambang (artifisial) yang diperoleh setelah mengalami proses penyaringan terhadap membran yang sudah dimodifikasi melebihi baku mutu yang di tetapkan oleh Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 113 Tahun 2013.&#13;
&#13;
Kata kunci: polietersulfon, fly ash, air asam tambang, modifikasi membran&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEMBRANE PROCESSES - CHEMICAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>660.284 24</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97014</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-06 10:13:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 15:51:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>