PERBANDINGAN TUTUPAN KARANG KERAS SEBELUM DAN TERBENTUKNYA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH DI KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN TUTUPAN KARANG KERAS SEBELUM DAN TERBENTUKNYA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH DI KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

ANJAS CITRA NURHADI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ichsan Setiawan - 197806072006041004 - Dosen Pembimbing I
Maria Ulfah - 198611202014012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1611101010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan tutupan karang keras sebelum dan sesudah terbentuknya Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Kabupaten Aceh Jaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi perbandingan tutupan karang keras sebelum dan sesudah terbentuknya KKPD di Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2020, yaitu pengambilan data karang keras pada enam stasiun penelitian yang ada di perairan Aceh Jaya. Pengambilan data karang keras menggunakan metode Point Intercept Transect (PIT) dimana pengambilan data terumbu karang diambil setiap kelipatan 0,5 m, metode ini ialah salah satu yang mudah dilakukan dan juga menyamakan metode pengambilan data pada saat sebelum terbentuknya KKPD pada tahun 2017. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai tutupan karang keras sebelum terbentuknya KKPD sebesar 52,8% dan nilai tutupan karang keras sesudah terbentuknya KKPD sebesar 43,3%. Dari hasil ini menunjukan bahwa adanya penurunan nilai tutupan karang keras sebesar 17,9% setelah terbentuknya KKPD Kabupaten Aceh Jaya. Penurunan nilai tutupan karang keras di indikasi karena belum adanya tindakan lebih lanjut terhadap kawasan konservasi perairan yang ada di Aceh Jaya yang telah dicadangkan pada tahun 2018 oleh keputusan Gubernur Aceh. Pada stasiun penelitian juga didapat kegiatan manusia seperti menangkap ikan atau biota laut lainnya yang tidak ramah lingkungan menurut informasi masyarakat setempat.
Kata Kunci: Karang Keras, KKPD, Aceh Jaya

Research has been carried out on the comparison of hard coral cover before and after establishing the Regional Water Conservation Area (KKPD) in Aceh Jaya District. This study aimed to determine the comparative conditions of hard coral cover before and after establishing the KKPD in Aceh Jaya District. The research was carried out in February 2020, namely collecting data on hard corals at six research stations in Aceh Jaya waters. Retrieval hard coral data using the Point Intercept Transect (PIT) method, where coral reef data collection is taken every 0.5 m increment. This method is easy to do and equates to the data collection method before forming the KKPD in 2017. This study showed that the value of hard coral cover before forming KKPD was 52.8%, and the value of hard coral cover after creating KKPD was 43.3%. These results indicate a decrease in the value of hard coral cover by 17.9% after the formation of the KKPD Aceh Jaya Regency. The decline in the value of hard coral cover is indicated because there has been no further action on the existing marine conservation area in Aceh Jaya, reserved in 2018 by the Aceh Governor's decision. In addition, human activities such as fishing or other marine biotas at the research station are also obtained, which are not environmentally friendly, according to information from the local community. Keywords: Hard Coral, Aceh Jaya, KKPD

Citation



    SERVICES DESK