<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96905">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN TUTUPAN KARANG KERAS SEBELUM DAN TERBENTUKNYA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH DI KABUPATEN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANJAS CITRA NURHADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian tentang perbandingan tutupan karang keras sebelum dan sesudah terbentuknya Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Kabupaten Aceh Jaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi perbandingan tutupan karang keras sebelum dan sesudah terbentuknya KKPD di Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2020, yaitu pengambilan data karang keras pada enam stasiun penelitian yang ada di perairan Aceh Jaya. Pengambilan data karang keras menggunakan metode Point Intercept Transect (PIT) dimana pengambilan data terumbu karang diambil setiap kelipatan 0,5 m, metode ini ialah salah satu yang mudah dilakukan dan juga menyamakan metode pengambilan data pada saat sebelum terbentuknya KKPD pada tahun 2017. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai tutupan karang keras sebelum terbentuknya KKPD sebesar 52,8% dan nilai tutupan karang keras sesudah terbentuknya KKPD sebesar 43,3%. Dari hasil ini menunjukan bahwa adanya penurunan nilai tutupan karang keras sebesar 17,9% setelah terbentuknya KKPD Kabupaten Aceh Jaya. Penurunan nilai tutupan karang keras di indikasi karena belum adanya tindakan lebih lanjut terhadap kawasan konservasi perairan yang ada di Aceh Jaya yang telah dicadangkan  pada tahun 2018 oleh keputusan Gubernur Aceh. Pada stasiun penelitian juga didapat kegiatan manusia seperti menangkap ikan atau biota laut lainnya yang tidak ramah lingkungan menurut informasi masyarakat setempat.&#13;
Kata Kunci: Karang Keras, KKPD, Aceh Jaya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96905</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-03 21:49:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-04 09:48:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>