<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96849">
 <titleInfo>
  <title>KEPADATAN CACING TANAH DI PERKEBUNAN SERE WANGI DAN PERKEBUNAN KAKAO DESA REREBE KECAMATAN TRIPE JAYA KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JAMIDAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cacing tanah adalah salah satu Filum Annelida, kelas Oligochaeta, sebagai makrofauna tanah yang belum diketahui kepadatan populasi cacing tanahnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepadatan jumlah individu terhadap luas pengamatan dan menghitung kepadatan relatif atau kerapatan suatu jenis terhadap kerapatan seluruh jenis cacing tanah di perkebunan sere wangi dan perkebunan kakao. Penelitian ini dilakukan di Desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, pada bulan Juli 2021. Kawasan penelitian dibagi kedalam dua lokasi penelitian, setiap lokasi penelitian di bagi dalam 3 stasiun setiap stasiun terdiri dari 5 plot masing masing plot berukuran 1m x 1m. Pendekatan yang digunakan mengunakan pendekatan kuantitatif metode survei, teknik Purposive Sampling. Analisis data kepadatan menggunakan rumus kepadatan dan rumus kepadatan relatif. Hasil penelitian ditemukan 2 spesies cacing tanah yaitu Microscolex dubius dan Pheretima sp. Pada perkebunan sere wangi kepadatan Microscolex dubius adalah 2,6 ind/m² dan pada lokasi perkebunan kakao kepadatan cacing tanah Pheretima sp adalah 3,6 ind/m², Microscolex dubius adalah 5,1 ind/m². Kepadatan relatif dilokasi perkebunan sere wangi Microscolex dubius adalah 100% dengan kategori tingkat kepadatan tinggi. Kepadatan relatif pada lokasi perkebunan kakao Microscolex dubius 60% dengan kategori sedang, Pheretima sp pada perkebunan kakao adalah 40% menunjukkan kategori tingkat kepadatan rendah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96849</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-31 19:30:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-03 10:31:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>