<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96828">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEGAGALAN PEGAS DAUN DUMP TRUCK MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMENTAL DAN METODE ELEMEN HINGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alif Noor Zaki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pegas daun merupakan bagian komponen yang sangat penting pada kendaraan pengangkut seperti Dump Truck, sehingga dengan adanya kegagalan pada pegas daun akan menimbulkan kecelakaan yang sangat serius. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui penyebab kegagalan yang terjadi pada sistem suspensi pegas daun Dump Truck. Adapun metode yang dilakukan yaitu dengan cara pengujian eksperimental dan metode elemen hingga. Pengujian eksperimental meliputi: pengamatan visual permukaan patah, pengujian SEM guna mengamati kondisi permukaan patah fraktografi, pengujian kekerasan, pengujian komposisi kimia untuk mengetahui standar baja yang digunakan oleh pegas daun sehingga diketahui sifat - sifat materialnya, serta pengujian struktur mikro untuk menunjukkan struktur yang terkandung dalam pegas daun. Adapun analisa metode elemen hingga menggunakan software FEMAP 2021.2 untuk melakukan analisa terkait tegangan dan regangan maksimum yang diterima pegas daun. Setelah kedua metode tersebut dilakukan, dilanjutkan dengan melakukan perhitungan faktor intensitas tegangan (KI) pada beberapa titik disetiap ujung retak. Nilai rata – rata KI yang didapat dari analisis metode elemen hingga yaitu sebesar 101,3220059 MPa.m1/2, sedangkan nilai KIC adalah sebesar 98,8 MPa.m1/2. Nilai ini telah memenuhi persyaratan fracture mechanic, yaitu KI ≥ KIC.&#13;
Kata kunci : Metode elemen hingga, Fatik, Analisa kegagalan, Pegas daun, Faktor intensitas tegangan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96828</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-31 15:20:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-03 09:23:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>