<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96807">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN INDEKS HARGA SATUAN BANGUNAN STRUKTUR ATAS GEDUNG TERKAIT KERAWANAN GEMPA BERDASARKAN ZONASI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MACHZA HOEDAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di era kemajuan teknologi, masyarakat semakin peduli terhadap mitigasi bencana. Begitu juga di ruang lingkup Teknik Sipil adanya penerapan ketentuan zonasi dan standar dalam perencanaan ketahanan gempa agar dapat meminimalisir kerugian. Pada setiap proses perencanaan dimensi bangunan terutama pada struktur atas bangunan gedung, besaran dari setiap dimensi komponen struktur akan mengikuti pola pembebanan dan tingkat kerawanan wilayah tersebut. Sehingga besaran harga satuan bangunan yang dibutuhkan juga akan bervariasi pada setiap wilayah. Jika keadaan tersebut di sandingkan dengan perencanaan anggaran, besar dan kecilnya alokasi yang diperlukan akan bervariasi sesuai dengan wilayah yang merubah dimensinya. Dari hal tersebut diperlukan suatu kajian yang dapat menjelaskan pola-pola dari perubahan biaya konstruksi bangunan gedung bagian atas. Untuk itu, penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pola perubahan kebutuhan harga satuan bangunan pada zonasi gempa dan faktor keutamaan gempa dengan metode pendekatan indeks harga. Kajian ini akan diaplikasikan pada bangunan Gedung tidak sederhana berlantai dua dan empat yang akan menggunakan struktur beton bertulang pada delapan zonasi gempa yang ada di Provinsi Aceh. Harga Satuan Bangunan (HSB) bagian atas dianalisis dari total harga struktur bangunan. Perbandingan HSB pada suatu zona referensi dan faktor keutamaan gempa di analisis untuk mendapakan Indeks Harga Satuan Bangunan (IHSB) bagian atas. Zona 10 dijadikan zona referensi dikarenakan zona tersebut zona dengan beban gempa terendah yang berada di wilayah kajian, untuk Faktor Keutamaan Gempa (FUG) yaitu 1,00. Hasil dari penelitian menunjukkan perubahan nilai indeks yang terjadi akibat perubahan zonasi gempa cenderung fluktuasi sedangkan perubahan nilai indeks yang terjadi akibat nilai Faktor keutamaan gempa (FUG) stabil meningkat.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Indeks Harga, Gempa , Zonasi Wilayah Gempa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96807</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-31 13:33:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-03 11:54:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>