<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96802">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN MATERIAL LIMBAH BOTOL PLASTIK DAN ABU BUNGA PINUS PADA CAMPURAN LASTON AC-WC DENGAN METODE PENCAMPURAN KERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NIA INDRIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permasalahan sampah plastik di Indonesia dapat menjadi permasalahan yang sangat serius dalam pencemaran lingkungan. Sehingga, beberapa waktu terakhir ini telah dilakukan penelitian untuk pemanfaatan limbah plastik menjadi teknologi aspal campuran plastik. Inovasi penggunaan limbah plastik ini dapat meningkatkan kekuatan dan keawetan perkerasan jalan. Salah satu limbah plastik yang dapat digunakan untuk campuran aspal adalah limbah botol plastik (Polyethylene Terephthalate/PET) seperti yang digunakan di dalam penelitian ini. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan filler tambahan berupa abu bunga pinus (ABP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran lapis aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) melalui Marshall Test dari substitusi PET ke dalam aspal penetrasi 60/70 dan ABP sebagai filler menggunakan metode pencampuran kering. Penelitian ini berlangsung selama lima bulan dari bulan Juli sampai November dengan 48 buah benda uji. Penelitian ini dimulai dengan melakukan pemeriksaan sifat-sifat fisis aspal, aspal modifikasi, serta agregat. Selanjutnya dilakukan pembuatan benda uji dengan variasi kadar aspal untuk penentuan kadar aspal optimum (KAO) dan diperoleh nilai KAO sebesar 5,29%, 5,79%, dan 6,29%. Kemudian dilakukan pembuatan benda uji substitusi PET sebesar 3%, 5%, dan 7% dan kombinasi filler ABP 6% dari berat keseluruhan filler pada masing-masing kadar aspal dengan metode pencampuran kering melalui pengujian Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai stabilitas terbaik terdapat pada substitusi PET 7% dan kombinasi filler ABP dengan kadar aspal 6,29% sebesar 1291,43 kg. Nilai parameter Marshall yang dihasilkan yaitu kepadatan, VIM, VMA, VFA, stabilitas, flow, dan Marshall Quotient memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2 (2020). Selanjutnya, dilakukan pembuatan benda uji untuk pengujian durabilitas dengan kadar PET terbaik pada waktu 30 menit dan 24 jam untuk menentukan keawetan campuran aspal dan diperoleh nilai durabilitas 91,55% dan telah memenuhi spesifikasi yaitu ≥ 90%.&#13;
&#13;
Kata kunci	: Limbah botol plastik, PET, Abu Bunga Pinus, Laston AC-WC, Metode Pencampuran Kering.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96802</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-31 11:52:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-03 15:36:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>