<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96736">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS VALUE CHAIN PADA PROSES PRODUKSI GERABAH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>SENTRA INDUSTRI GERABAH GAMPONG ATEUK JAWO)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NISRINA SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gerabah merupakan peralatan tradisional yang masih diminati oleh masyarakat di Indonesia. Gerabah ini biasa digunakan sebagai vas bunga, pot bunga, serta peralatan dapur. Pada penelitian ini dilakukan analisis rantai nilai (value chain) terhadap proses produksi gerabah di industri gerabah yang berlokasi di Gampong Ateuk Jawo, Banda Aceh. Saat ini, industri tersebut menghasilkan produk gerabah berupa belanga tanah dan cobekan. Rendahnya variasi produk membuat nilai penjualan gerabah menurun. Ditambah lagi dengan berkurangnya bahan baku tanah liat yang membuat pengrajin harus membeli dari distributor tanah liat. Analisis rantai nilai proses produksi gerabah pada penelitian ini menggunakan prinsip Porter’s generic value chain, yang mengkaji aktivitas utama dan pendukung pada industri gerabah saat ini. Berdasarkan hasil analisis, secara finansial, nilai tambah dapat ditingkatkan dari Rp 1.425.000 menjadi Rp 2.768.062,5. Selain itu dilakukan rekomendasi strategi pemasaran dengan menggunakan metode bauran pemasaran yaitu dengan menggunakan 4P, product, price, place, dan promotion dimana dilakukan pemberian rekomendasi variasi produk baru beserta harganya, kerjasama dengan distributor, serta melakukan promosi. Rekomendasi yang paling utama untuk dilakukan yaitu kerjasama dengan distributor tanah liat agar ketersediaan tanah liat terus terpenuhi.&#13;
Kata kunci: Rantai Nilai, Bauran Pemasaran, Nilai Tambah, Industri Gerabah &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>VALUE ANALYSIS (COST CONTROL)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POTTERY - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>666.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96736</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-30 11:16:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-10 09:53:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>