<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96725">
 <titleInfo>
  <title>MINIMASI BULLWHIP EFFECT MENGGUNAKAN MODEL VENDOR MANAGE INVENTORY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAJWA ZHAFIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan perusahaan yang sangat pesat menuntut perusahaan untuk dapat memenuhi permintaan konsumen dengan mengatur sistem produksi yang baik dan memperkirakan jumlah pemasokan barang secara tepat. Manajemen rantai pasok perusahaan harus berjalan secara efisien pula. Namun, ketidakterbukaan informasi antar level supply chain dan kesalahan peramalan jumlah permintaan menyebabkan distorsi informasi yang berakibat kepada terjadinya fenomena bullwhip effect.  PT Alam Jaya Wirasentosa merupakan perusahaan distributor yang menyalurkan berbagai produk kepada retailer. Salah satu produk yang didistribusikan adalah produk sabun pencuci piring BIORF dengan jenis BIORF Ultra Lime 4 Liter. Namun, berdasarkan hasil pengamatan, pada jaringan rantai pasok antara distributor dan retailer mengalami bullwhip effect yang sangat signifikan senilai 8,050 dimana melebihi batas nilai normal bullwhip effect yaitu 1. Maka dari itu, pada penelitian ini bertujuan untuk meminimasi bullwhip effect yang terjadi dengan menggunakan model Vendor Manage Inventory melalui peramalan model ARIMA. Peramalan dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah barang yang harus dipasok oleh distributor kepada retailer dengan menggunakan data permintaan konsumen kepada retailer tahun 2019-2020 dan data pemesanan retailer kepada distributor tahun 2020. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, setelah melalui peramalan menggunakan model ARIMA, nilai bullwhip effect berkurang menjadi 0,681. Hal ini membuktikan bahwa model Vendor Manage Inventory melalui peramalan model ARIMA dapat meminimasi nilai bullwhip effect yang terjadi pada rantai pasok antara PT Alam Jaya Wirasentosa sebagai distributor dengan retailer.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Manajemen Rantai Pasok, Distorsi Informasi, Bullwhip Effect, Vendor Manage Inventory, ARIMA.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SUPPLY MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INDUSTRIAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>670</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96725</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-30 10:21:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-30 11:05:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>