AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI MAHONI (SWIETENIA MAHOGANY JACQ) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI MAHONI (SWIETENIA MAHOGANY JACQ) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO


Pengarang

Wahyunita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101050050

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

615.321

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mahoni merupakan salah satu tumbuhan yang banyak dikenal di Indonesia dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit infeksi. Staphylococcus aureus adalah bakteri penyebab penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada nya aktivitas anti bakteri (Swietenia Mahogany Jacq)dalam menghambat pertumbuhan staphylococcus aureus secara in vitro. jenis penelitian adalah eksprerimen laboratorium dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dibagi dalam 7 kelompol yaitu 4 kelompok perlakuan dan 3 kelompok kontrol dengan pengulangan sebanyak 4 kali. Kelompok perlakuan terdiri dari ekstrak biji mahoni 25%, 50%, 75% dan 100 %, kelompok kontrol positif diberikan amoxicillin sedangkan untuk kontrol negatif diberikan akuades dan CMC 15. uji anti bakteri dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby Bauer. Data dianalisis dengan metode ANOVA secara deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak biji mahoni dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% masing-masing mampu membentuk zona hambat rata-rata 6,75 mm, 7,75 mm, 8,0 mm dan 8,75 mm. Sementara itu rata-rata zona hambat untuk dihasilkan oleh kontrol positif adalah 48 mm dan kontrol negatif adalah 5 mm. Hasil ini menunjukan bahwa ekstrak biji mahoni 25%, 50%, 75% dan 100% mampu menghambat pertumbuhan Staphylococus aureus yang dapat digolongkan dalam kategori sedang. Sementara itu amoxicillin mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus yang dapat digolongkan berdasarkan CLSI kategori sensitif, sedangkan CMC 1% tidak dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.

Kata Kunci : Ekstrak Swietenia mahogany jacq, antimikrobial, Staphylococcus aureus

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK