<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96686">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI BRANDING QNOY IBRAHIM DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAILLUL AUTAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Media sosial menjadi tempat untuk berbagi informasi yang cukup ampuh untuk membangun brand image atau citra merek, baik itu personal, kelompok, perusahaan dan juga institusi lembaga. Tak jarang banyak yang menggunakan media sosial sebagai tempat yang tetap untuk mempertahankan posisi brand miliknya di mata konsumen. Salah satu pengguna yang menggunakan instagram sebagai media untuk membangun brand image yaitu Qnoy Ibrahim. Ia merupakan salah satu penyedia jasa fotografer di Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana strategi Qnoy Ibrahim dalam membangun brand image di media sosial. Dalam upaya mengetahui strategi branding yang dilakukan Qnoy Ibrahim di media sosial Instagram dalam membangun brand image menggunakan konsep Branding menurut Van Gelder yakni brand positioning, brand identity, dan brand personality. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 informan dimana 1 orang merupakan subjek utama, 2 pasangan informan merupakan pelanggan yang sudah pernah menggunakan jasa dan yang akan menggunakan jasa Qnoy Ibrahim dan 1 orang fotografer yang mengikuti Qnoy Ibrahim di Instagram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Qnoy Ibrahim menggunakan konsep branding menurut Van Gelder dalam membangun brand image di media sosial Instagramnya dengan baik dan tepat. Ia menempatkan posisi brand yang dimiliki sebagai brand yang memiliki keunggulan yang berbeda dari jasa fotografi lainnya. Pada elemen brand identity, Qnoy Ibrahim memakai nama pribadinya dengan tujuan agar mudah diingat oleh orang-orang. Pada elemen brand personality, Qnoy Ibrahim memiliki ciri khas dan karakteristik yang unik dan berbeda pada sudut pengambilan foto, sehingga setiap karya yang dimiliki memiliki momen dan cerita yang berbeda satu sama lainnya.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BRANDS - SALE PROMOTION</topic>
 </subject>
 <classification>302.23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96686</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-29 16:30:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-30 10:30:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>