<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96672">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AIDA HANIF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring dengan banyaknya pergerakan yang membutuhkan kendaraan baik itu motor, mobil atau angkutan umum, ada kemungkinan terjadinya ketidaksengajaan pertumpahan produk minyak bumi di antara lain solar dan bensin, sehingga dapat mengurangi umur rencana dari perkerasan jalan. Dari permasalahan di atas, maka diperlukan suatu penelitian terhadap pengaruh tumpahan produk minyak bumi tersebut. Pemanfaatan bahan tambah (additive) dari limbah merupakan suatu inovasi perkerasan jalan dalam upaya peningkatan daya tahan dan keawetan pada konstruksi jalan. Oleh karena itu, tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik campuran aspal penetrasi 60/70 dengan substitusi polypropylene 4% guna sebagai bahan pengikat dan filler fly ash sebagai bahan pengisi yang dapat meningkatkan kualitas campuran beton aspal (AC-WC) dalam perendaman permukaan produk minyak bumi. Tahap awal dari penelitian ini yaitu mencari Kadar Aspal Optimum (KAO), selanjutnya dilakukan pembuatan benda uji dengan substitusi polypropylene sebesar 4% terhadap berat aspal. Setelah nilai KAO didapatkan, dilakukan pembuatan benda uji dengan rendaman bensin, solar dan oli dengan durasi perendaman 3 menit, 5 menit dan 7 menit yang diuji melalui Marshall Test. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai stabilitas pada benda uji campuran normal tanpa perendaman produk minyak bumi sebesar 1288,27 kg. Terjadi penurunan nilai stabilitas yang sangat signifikan dengan lamanya durasi perendaman dan hanya oli dengan 3 menit perendaman yang masih memenuhi spesifikasi yaitu ≥ 1000 kg. Nilai durabilitas yang diperoleh pada campuran menggunakan aspal penetrasi 60/70 yang disubstitusi 4% polypropylene  dan dilakukan perendaman dengan oli yaitu ≤ 90% dan tidak memenuhi spesifikasi umum Bina Marga 2018 revisi 2 (2020).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96672</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-29 15:37:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-30 11:09:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>