<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96649">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENAMBAHAN LIMBAH LOW DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) PADA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC – WC) DENGAN VARIASI DURASI RENDAMAN AIR LAUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MEUTIA MUKHRINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan sebagai prasarana transportasi darat diharapkan mampu untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan. Namun, beberapa ruas jalan di kawasan pantai barat Provinsi Aceh mengalami permasalahan kerusakan jalan. Air laut menjadi salah satu penyebabnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut yaitu dengan meningkatkan mutu campuran aspal dengan melakukan modifikasi. Modifikasi dapat dilakukan dengan menggunakan suatu bahan tambah, diantaranya yaitu limbah plastik berjenis Low Density Polyethylene (LDPE) yang dijadikan pensubstitusi pada aspal AC – WC. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall dan durabilitas pada campuran laston lapis aus (AC – WC) dengan penambahan limbah LDPE 3%, 6%, dan 9% yang disertai variasi durasi rendaman air laut selama 30 menit, 24 jam, dan 48 jam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Jalan Raya, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala selama bulan Juli - November 2021 yang dimulai dengan uji sifat fisis material, analisa saringan, mix design, pembuatan benda uji sebanyak 87 buah, serta uji Marshall dan durabilitas. Durabilitas suatu campuran aspal dapat dilihat dari nilai IRS (Index Retained Stability). Dari hasil penelitian didapatkan nilai stabilitas substitusi limbah LDPE terbaik yaitu pada substitusi 6% dengan perendaman air biasa selama 30 menit 1335,17 kg; perendaman 24 jam 1292,28 kg; dan perendaman 48 jam 1226,73 kg yang memiliki nilai IRS 96,79% pada perendaman 24 jam dan 91,88% pada perendaman 48 jam. Pada perendaman air laut selama 30 menit 1185,66 kg; perendaman 24 jam 1091,78 kg; dan perendaman 48 jam 1068,72 kg yang memiliki nilai IRS 92,08% pada perendaman 24 jam dan 90,14% pada perendaman 48 jam. Hasil tersebut memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 (2020) yaitu ≥ 90%, sehingga dapat disimpulkan bahwa substitusi limbah LDPE dapat mengurangi kerusakan aspal akibat air laut. &#13;
&#13;
Kata kunci : Low Density Polyethylene (LDPE), Air Laut, Laston Lapis Aus (AC – WC), Karakteristik Marshall dan Durabilitas. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96649</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-29 12:53:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-29 15:49:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>