Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DI TAMBAK TRADISIONALRN GAMPONG PANDE, BANDA ACEH
Pengarang
ASIH WULANDARI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1011102020020
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian tentang identifikasi dan prevalensi ektoparasit pada udang windu (Penaeus monodon) dan ikan bandeng (Chanos chanos) di tambak tradisional Gampong Pande, Banda Aceh telah dilakukan pada bulan Maret 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menginfeksi udang windu dan ikan bandeng di tambak tradisional Gampong Pande, Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sebanyak 3 kali sampling dengan total masing-masing sampel ikan 30 ekor. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 2 filum ektoparasi. Ektoparasit yang menginfeksi udang windu dari filum Protozoa yaitu Vorticella sp. dengan prevalensi 70% serta intensitas yang ditemukan 40 ind/ekor dan Zoothamnium sp. dengan prevalensi 53,3% dengan intensitas 61 ind/ekor. Sedangkan pada ikan bandeng juga ditemukan satu jenis ektoparasit dari filum Protozoa yang menyerang yaitu Trichodina sp. dengan nilai prevalensi 50% serta intensitasnya 9 ind/ekor dan dua jenis ektoparasit dari filum Platyhelminthes yaitu Diplectanum sp. dan Dactylogyrus sp. dengan nilai prevalensi dan intensitas yang sama yaitu 40% dan 8 ind/ekor. Ektoparasit yang menginfeksi udang windu banyak ditemukan pada organ kaki jalan sedangkan ikan bandeng banyak ditemukan pada bagian lendir dan insang. Perbedaan tingkat prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menginfeksi udang windu dan ikan bandeng dapat disebabkan oleh pergerakan udang yang lambat dibandingkan bandeng yang merupakan perenang cepat, selanjutnya tingkah laku udang yang hidup di dasar perairan serta perbedaan umur tebar udang dan bandeng di tambak.
Kata kunci: Ektoparasit, prevalensi, intensitas, udang windu, ikan bandeng.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TAMBAK IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) BERDASARKAN KUALITAS AIR DAN TINGKAT PREVALENSI EKTOPARASIT DI TAMBAK TRADISIONAL KECAMATAN JANGKA KABUPATEN BIREUEN. (ELVIRA YULINAR, 2022)
IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK CANGKANG TIRAM (SACCOSTREA CUCULATA) DAN EKSTRAK CANGKANG KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) DALAM PAKAN BUATAN (Nazila, 2023)
IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI JENIS-JENIS EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) BERDASARKAN TEMPAT PEMELIHARAAN INTENSIF DAN SEMI INTENSIF (Fitria, 2018)
KADAR PROTEIN KASAR UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) JANTAN DAN BETINA PADA DUA LOKASI BERBEDA (Zulhelmi, 2017)
UJI SELEKTIVITAS PISISSIDA EKSTRAK METANOL (MEOH) BUAH TAKOKAK (SOLANUM TORVUM)TERHADAP IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS) DAN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) (Nurul Fiqriah, 2014)