<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96564">
 <titleInfo>
  <title>DISTRIBUSI KARBON (C) ORGANIK TANAH DI HUTAN PINUS RN(PINUS MERKUSII) DAN KEBUN SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L.) RNPADA JENIS TANAH PODSOLIK MERAH KUNING DAN PODSOLIK COKLAT DI KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Megawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Megawati. 1505108010041. Distribusi Karbon (C) organik di Hutan Pinus (Pinus merkusii) dan Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) pada berbagai Jenis Tanah di Kabupaten Gayo Lues di bawah bimbingan Hifnalisa sebagai ketua dan Yadi Jufri sebagai anggota. &#13;
&#13;
&#13;
RINGKASAN&#13;
&#13;
&#13;
Karbon (C) merupakan komponen utama dari bahan organik. Pengukuran             C-organik tanah secara tidak langsung dapat menentukan bahan organik yang terdapat di dalam tanah. Kandungan C-organik tanah pada penggunaan lahan berbeda akan menyebabkan perbedaan kandungan C-organik yang berada dalam tanah. Perbedaan kandungan C-organik tanah juga menurut kedalaman tanah dan kelerengan. Penelitian ini maka perlu dilakukan untuk menggetahui distribusi C-organik tanah pada penggunaan lahan hutan pinus dan kebun serai wangi di kabupaten Gayo Lues.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan analisis tanah di Laboratorium Tanah dan Tanaman, Laboratorium Kimia Tanah, Laboratorium Biologi Tanah dan Laboratorium Fisika Tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Walkey and Black. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 tipe penutupan lahan (hutan pinus, hutan pinus dan kebun serai wangi, kebun serai wangi) pada dua jenis tanah yaitu jenis tanah Podsolik Merah Kuning dan Podsolik Coklat, pada tingkat kelerengan yang berbeda yaitu</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96564</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-28 10:25:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-28 11:55:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>