PENGARUH JENIS LIMBAH PERTANIAN DAN DOSIS FUNGI SELULOLITIK TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH INCEPTISOL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JENIS LIMBAH PERTANIAN DAN DOSIS FUNGI SELULOLITIK TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH INCEPTISOL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.)


Pengarang

Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hifnalisa - 196409111992032001 - Dosen Pembimbing I
Fikrinda - 196905141994032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1505108010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.43

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Husna. 1505108010011. Pengaruh Jenis Limbah Pertanian dan Dosis Fungi Selulolitik Terhadap Sifat Kimia Tanah Inceptisol dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) di bawah bimbingan Hifnalisa sebagai ketua dan Fikrinda sebagai anggota.


RINGKASAN

Inceptisol adalah tanah muda karena pembentukannya agak cepat sebagai hasil pelapukan bahan induk. Salah satu upaya yang dapat memperbaiki kesuburan tanah ini dengan menggunakan limbah pertanian sebagai bahan organik. Limbah pertanian yang digunakan ampas tebu, jerami padi dan kulit kopi. Ketiga limbah pertanian mengandung selulosa yang tinggi sehingga memerlukan fungi selulolitik sebagai bahan dekomposer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis limbah pertanian, dosis fungi selulolitik dan interaksi terhadap perbaikan sifat kimia tanah Inceptisol dan pertumbuhan jagung.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, di Rumah Kasa dan Laboratorium Tanah dan Tanaman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial. Terdapat dua faktor yang diuji yaitu jenis limbah pertanian ampas tebu, jerami padi, kulit kopi dan dosis fungi selulolitik 0, 10 g, 20 g dengan tiga ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd tanah dan tinggi tanaman, jumlah daun diameter batang, berat berangkasan basah tanaman dan akar, berat kering tanaman dan akar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah pertanian tidak berpengaruh nyata terhadap pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd tanah, namun berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang 45 HST, berpengaruh nyata terhadap diameter batang 30 HST, tinggi tanaman 45 HST, berat berangkasan basah tanaman dan akar, berat berangkasan kering tanaman dan akar. Pemberian dosis fungi selulolitik tidak berpengaruh terhadap pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd tanah, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah berangkasan tanaman, berat berangkasan kering tanaman dan akar, namun berpengaruh nyata terhadap berat berangkasan basah akar. Interaksi jenis limbah pertanian dan dosis fungi selulolitik tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter kimia tanah dan pertumbuhan jagung.

Citation



    SERVICES DESK