<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96473">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN EL-NINO SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) MELALUI  PENDEKATAN  RANTAI MARKOV 3-STATE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elda Elnovita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan    iklim   global    cenderung    disebabkan    oleh   fenomena    El-Nino Southern  Oscillation (ENSO). Peristiwa  ENSO  terjadi  di  daerah  Samudera  Pasifik, namun   memiliki   pcngaruh   terhadap   iklim  wilayah   Indonesia   termasuk   Provinsi Nanggroe Aceh  Darussalam (NAD). Daerah kajian meliputi  daerah  global Nino 3.4 (5LS -  5LU, 120-170BB) dan  daerah  lokal  Provinsi  NAD  yang  terbagi  menjadi wilayah-wilayah:   I   (2°-3LU,  95°-98BT),  II  (3°-4LU,  95°-98BT),  III  (4°-5LU,&#13;
95°-98BT), dan IV (5-6LU, 95°-98BT).  Pendekatan yang digunaka n adalah rantai Markov  waktu  diskrit,  dengan  ruang  keadaan  yaitu  state  1    (normal),  state  2  (El- Nino),  state  3  (La-Nina).  Penelitian  ini  menggunakan  data  dari  beberapa  variabel unsur   iklim   (angin,  Suhu  Pennukaan  Laut  (SPL),  anomali   SPL,  Indeks   Osilasi Selatao  (IOS)  dan tekanan  udara)  dari  Januari  1951-Desember 2007  yang diklasifikasikan  menurut  kriteria  masing-masing state. Selanjutnya  melalui  kriteria tersebut diamati  pola perpindahan  state,  sehingga memberikan  nilai peluang transisi.&#13;
Nilai peluang transisi terbesar  terjadi pada perpindahan  state 2 ke state 2 untuk daerah Nino 3.4 sebesar  0.809.  Wilayah  I sebesar  0.739 pada perpindahan dari state 2 ke state 2. Wilayah II-IV terjadi pada perpindahan  state  1   ke state I, masing-masing adalah  0.747,  0.754,  dan  0.764.  Kemudian  dikaji relasi  ekivalen  yang  merupakan hubungan  komunikas i antar  state. Relasi  ekivalen  terdiri  dari  3 sifat  yaitu: refleksi, simetri,  dan  transitif. Sifat  refleksi  untuk  daerah  Nino 3.4 dan  wilayah  I-IV  paling banyak  terjadi.  Masing-masing sebanyak  481  kali, 487  kali, 485  kali, 471  kali, dan&#13;
475  kali.  Artinya  hubuogao  antar  state  lebih  bersifat  refleksi.  Sifat  simetri  terjadi pada  daerah  Nino 3.4 (173 kali) dan  wilayah  I-IV (174           177  kali,  188  kali, dan&#13;
189 kali).  Sedangkan  sifat transitif terjadi  daerah Nino 3.4 (28 kali) dan wilayah  I-IV (22 kali, 20 kali, 24 kali, dan  19 kali).&#13;
&#13;
Kata  Kunci:  ENSO, rantai  Markov  3-state, perpindahan state, peluang  transisi,  relasi ekivalen&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MARKOV PROCESSES</topic>
 </subject>
 <classification>519.233</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96473</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-24 11:34:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-21 11:15:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>