<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96472">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI KEBUTUHAN TULANGAN SLOOF DAN RING BALOK PADA BANGUNAN GEDUNG KANTOR DITLANTAS POLDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Hamzah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (D3)</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Gedung adalah wujud fisik dari hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, memiliki komponen struktural terdiri dari pondasi, sloof beton, kolom, plat lantai, balok. Salah satu dari pekerjaan gedung adalah pekerjaan sloof dan ring balok. Sloof merupakan jenis Konstruksi Beton Bertulang yang dibuat pada bangunan yang posisinya biasanya pada lantai dasar. Sedangkan ring balok adalah salah satu bagian dari struktural sebuah bangunan yang kaku, dirancang untuk menanggung dan menyalurkan beban-beban menuju kolom penopang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kebutuhan tulangan pada pekerjaan sloof dan ring balok. Proses penelitian diawali dengan pengumpulan data sekunder pada Gedung yang terdiri dari gambar bestek bangunan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Adapun tahapan pengolahan data terdiri dari menghitung volume tulangan pokok, menghitung volume tulangan sengkang. Dan dari hasil perhitungan didapatakan kebutuhan tulangan sloof sebesar pada SL1 dengan tulangan D22 sebesar 14392,98 kg. SL2 dengan tulangan D22 sebesar 4626,00 kg, SL3 dengan tulangan D22 sebesar 127,62 kg. Sedangkan untuk ring balok terdapat volume tulangan kebutuhan sebesar pada RB1 dengan tulangan D22 sebesar 9418,21 kg, RB2 dengan tulangan D22 sebesar 6620,77 kg, RB3 dengan tulangan D22 sebesar 1187,89 kg, RB4 dengan tulangan D22 sebesar 47737 kg,  RB5 dengan tulangan D22 sebesar 1002,78 kg, Dan nilai rasio tulangan sloof serta ring balok terhadap kebutuhan tulangan pada gedung adalah 15 %. &#13;
   &#13;
Kata kunci	: gedung, kebutuhan tulangan, ring balok, sloof&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96472</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-24 11:29:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-20 10:54:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>