<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96465">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN COVID-19 RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASSYURA FATWA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan sebuah virus yang menyebabkan pandemi COVID-19. Pengobatan khusus untuk COVID-19 hingga saat ini masih belum ada, tetapi terapi simtomatis dan suportif tetap diberikan untuk meningkatkan kondisi pasien. Pasien COVID-19 rentan untuk terjangkit koinfeksi bakteri yang dapat mempengaruhi penggunaan antibiotik. Oleh sebab itu, penggunaan antibiotik pada pasien COVID-19 harus dikontrol. Penggunaan antibiotik pada pasien COVID-19 rawat jalan lebih sulit dikontrol dibandingkan dengan pasien rawat inap karena tidak adanya pengawasan dari tenaga medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran penggunaan antibiotik secara keseluruhan, berdasarkan derajat penyakit dan waktu pemberian resep antibiotik pada pasien COVID-19 rawat jalan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat observasional dengan menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah rekam medis elektronik dari pasien COVID-19 rawat jalan yang menerima antibiotik di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh periode Agustus-Desember 2020. Jumlah sampel penelitian ini adalah sebanyak 479 pasien yang diambil menggunakan metode total sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Penelitian ini dilakukan di ruang rekam medis RSUD Zainoel Abidin dari bulan Juli hingga Agustus 2021. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh sampel penelitian yang berjumlah 479 pasien menerima terapi antibiotik yang sama yaitu Azitromisin 500 mg (100%). Berdasarkan derajat penyakit, sampel penelitian terdiri dari pasien tanpa gejala dan derajat ringan dengan terapi antibiotik yang didapatkan pada kedua kelompok ini adalah Azitromisin. Berdasarkan waktu pemberian antibiotik, seluruh sampel penelitian menerima antibiotik saat terkonfirmasi dengan terapi antibiotik yang didapatkan adalah Azitromisin.&#13;
Kata kunci : Antibiotik, COVID-19, Rawat Jalan &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96465</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-24 10:50:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-24 10:55:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>