<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9646">
 <titleInfo>
  <title>EFEK PENDINGIN TERHADAP RAMBATAN PANAS PADA PAHAT DAN BENDA UJI HASIL PEMBUBUTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>muharli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>EFEK PENDINGIN TERHADAP RAMBATAN PANAS PADA PAHAT DAN BENDA UJI HASIL PEMBUBUTAN&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Muharli&#13;
0804102010029&#13;
Jurusan Teknik Mesin, Universitas Syiah Kuala&#13;
Jl. Tgk. Syeh Abdurrauf No. 7 Darussalam – Banda Aceh 23111, INDONESIA&#13;
muharliayi@gmail.com&#13;
&#13;
&#13;
Abstrak&#13;
&#13;
Proses bubut adalah proses permesinan yang hampir seluruh energi pemotongan diubah menjadi panas melalui proses gesekan, antara geram dan pahat dan antara pahat dengan benda kerja serta proses perusakan molekuler atau ikatan atom pada bidang geser (shear plane). Temperatur pemotongan mempunyai pengaruh besar terhadap umur pahat dan permukaan benda kerja, oleh karena itu dalam proses permesinan temperatur mempunyai korelasi terhadap laju keausan pahat yang merupakan salah satu parameter dalam menentukan umur pahat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan cairan pendingin yang mampu menyerap panas dengan baik serta pengaruh jenis cairan pendingin terhadap rambatan temperatur pahat dan benda uji ketika proses pembubutan. Penelitian ini menggunakan mata pahat jenis HSS dengan pendingin coolant dan oli. Benda kerja yang digunakan baja karbon sedang dengan diameter 50 mm. Pengambilan data temperatur dilakukan pada saat proses pembubutan dan setelah proses pembubutan yaitu antara benda kerja dengan pahat dalam kondisi mesin mati. Berdasarkan data yang telah didapatkan dari lokasi titik pengukuran menggunakan dua jenis pendingin, temperatur yang tertinggi sebesar 39 ?C dengan menggunakan pendingin coolant, sedangkan temperatur dengan menggunakan udara bertekanan sebesar 36,9 ?C dan temperatur dengan menggunakan pendingin oli sebesar 36,8 ?C.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pendingin, Rambatan Panas, Pembubutan, Pahat HSS.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES-MACHINE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>9646</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-14 15:51:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-07 10:13:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>