<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96458">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN   TENTANG  CONTROLL ABILITY  DAN OBSERVABILITY    PADA SISTEM  LINEAR   TIME INVARIANT   (LTI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risma Rita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hal yang penting berkenaan dengan persoalan kontrol adalah menentukan apakah lujuan   yang   diharapkan   dapat   dicapai   dengan   menerapkan   variabel     yang dimanipulasi ke sistem atau tidak. Jika tidak, maka salah satu fungsi tujuan harus dimodifikasi atau variabel kontrol harus dikenakan dalam suatu tampilan berbeda. Salah satu bentuk tampilan tersebut adalah konsep controllability   dan observability. Pada penulisan ini  akan diperiksa apakah suatu sistern linear  time  invariant  (L TI) terkontrol    (controllable)       dan     terobservasi    (observable)       melalui    matriks controllability   dan ohservahiltty.   Langkah  pertama adalah rncrnodelkan   sistcm dalarn bentuk maternatika dan rnendapatkan persamaan ruang kcadaan dari sistem tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan matriks controllability   dan observability dan diperiksa apakah matriks controllability   merupakan rnatriks  full   row  rank  dan matriks   observability      mcrupakan   matriks  full  column  rank.  Jika   matriks controllability   adalah matriksji fuII row rank  dan matriks observability   adalah matriks full  column  rank  maka sistem merupakan keadaan yang terkontrol dan terobservasi. Sebagai gambaran untuk permasalahan ini, akan dibahas konsep controllability   dan observability     pada  suatu   sistem   yang  digambarkan  oleh   model  quarter    car suspension.    Hasil  yang  diperoleh  menunjukkan  bahwa  sistem  tersebut  adalah keadaan  yang terkontrol dan terobservasi.&#13;
&#13;
Kata kunci  : terkontrol, terobservasi. controllability,   observability,  full  row rank, fuII  column  rank.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LINEAR DIFFERENTIAL</topic>
 </subject>
 <classification>515.354</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96458</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-24 09:48:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-21 10:11:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>