<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96453">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN MODEL LOGIT DAN PROBIT UNTUK DATA DENGAN VARLABEL RESPON  BINER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Yusnita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas  matematika dan ilmu pengetahuan alam</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model  logit  dan  probit   merupakan    suatu   bentuk   persamaan   yang   digunakan untuk  menganalisis   dan menggambarkan    hubungan   antara  variabel  respon  yang  terdiri dari  dua  kategori  atau  lebih  dengan  satu  atau  lebih variabel  penjelas.  Perbedaan  antara kedua  model  tersebut  terdapat  pada  fungsi  hubungnya.   Fungsi  hubung  yang  digunakan pada  model   logit  adalah   transformasi   fungsi   logistik   sedangkan   fungsi  hubung   yang digunakan  pada model  probit adalah invers  dari fungsi kumulatif  normal  baku.&#13;
            Data  yang  digunakan   adaIah data  simufasi.   Data  variabeI  respon  diasumsikan berdistribusi  bernoulli  dengan  proporsi  (peluang  sukses  suatu  kejadian)  0.1, 0.5, dan 0.8, di mana  untuk  masing-rnasing proporsi  dibangkitkan   data sejumlah   100. 500, dan  1000. Untuk  masing-masing   variabel  respon  dibangkitkan   variabel  penjelas  yang  diasumsikan berdistribusi   normal  baku  N(0,I)  dengan  jumlah   data  yang  sama  dengan  data  variabel respon.   Penelitian   ini  bertujuan   membandingkan    model   legit   dan  probit   untuk  data dengan   variabel   respon   biner  berdasarkan   jumlah   kuadrat   galat  (JKG)   kedua  model. Berdasarkan    basil   analisa   data,   dapat   disimpulkan    bahwa   model   logit   cenderung memberikan   nilai dugaan  parameter  yang  relatif  lebih  baik dibandingkan   dengan  model probit.   Hal  ini dapat  dilihat  dari  jumlah   kuadrat   galat  (JKG)  yang  ditimbulkan   oleh kedua model  tersebut&#13;
&#13;
Kata kunci  :  model logit,  model probit , jumlah   kuadrat  galat (JKG).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LOGIC OPERATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>511.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96453</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-24 09:14:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-21 11:00:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>